Keds Bangun Kepercayaan Diri Perempuan Lewat Sepatu... - Kompas.com

Keds Bangun Kepercayaan Diri Perempuan Lewat Sepatu...

Kompas.com - 10/10/2018, 18:39 WIB
Keds baru saja membuka gerai terbarunya di Grand Indonesia Mall, Jakarta, Kamis (4/10/2018).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Keds baru saja membuka gerai terbarunya di Grand Indonesia Mall, Jakarta, Kamis (4/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Siapa tak kenal label sepatu " Keds"?

Saking melekatnya label ini dengan masyarakat Indonesia, mungkin kebanyakan dari kita juga menggunakan istilah "sepatu keds" untuk merujuk pada sneakers.

Padahal, Keds merupakan label sepatu perempuan yang telah berdiri sejak 1916 di Amerika Serikat.

Beberapa dari kita mungkin juga sudah familiar dengan produk-produk sepatu Keds yang bergaya kasual dan penuh warna.

Di balik desain menawan dan kenyamanannya, Keds mengusung misi pemberdayaan perempuan lewat setiap sepatu yang dirancangnya.

Baca juga: Pesan Pemberdayaan Perempuan di Balik Koleksi Sepatu Terbaru Keds

Dengan menggunakan sepatu yang tepat, setiap perempuan diharapkan bisa memiliki kepercayaan diri lebih.

Pekan lalu, KOMPAS Lifestyle mendapat kesempatan wawancara eksklusif bersama Presiden Keds Gillian Meek.

Presiden Keds Gillian Meek (kedua dari kiri) ketika menghadiri pembukaan gerai Keds di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (4/10/2018). KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Presiden Keds Gillian Meek (kedua dari kiri) ketika menghadiri pembukaan gerai Keds di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Gillian menyampaikan banyak hal. Salah satunya adalah menyampaikan target Keds untuk membuat semua perempuan lebih percaya diri lewat sepatu.

Jika perempuan sudah memiliki kepercayaan diri, maka perempuan juga bisa membawa perubahan bagi lingkungannya.

Ada hal lainnya yang juga disampaikan oleh Gillian. Apa saja?

Yuk, simak hasil wawacara singkat seputar sepatu Keds berikut.

Apa visi Keds yang kemudian diimplementasikan ke dalam produk sepatunya?

Selain fokus untuk pemberdayaan perempuan, kami juga fokus pada desain.

Ketika tim desain kami merancang sepatu, mereka melihat kembali sejarah Keds karena kami sudah membut sepatu selama lebih dari 100 tahun.

Kami pun mempunyai banyak sekali gaya yang bagus dari tahun ke tahun. Terkadang kami ingin mengadopsi salah satu model tersebut, dan membuat versi modernnya.

Kami tidak berusaha menjadi label yang mengandalkan teknik performa sepatu, sudah banyak label yang melakukannya dengan sangat baik.

Tapi, kami berusaha mengimplementasikan teknologi kenyamanan dan membuat sepatu yang bisa digunakan perempuan dalam berbagai kesempatan.

Seperti pergi makan sambil menggunakan dress.

Itulah mengapa kami meluncurkan teknologi Dream Foam sebagai bantalan kaki yang sangat lembut.

Itulah bagaimana kami mengimplementasikan visi kami. Meletakkan perempuan sebagai prioritas.

Presiden Keds Gillian Meek (tengah) ketika menghadiri pembukaan gerai Keds di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (4/10/2018). KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Presiden Keds Gillian Meek (tengah) ketika menghadiri pembukaan gerai Keds di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Sekarang banyak sekali label sepatu perempuan, apa ciri khas dari Keds?

Comfort technology adalah signature yang kami coba bawa ke dalam produk, yaitu Dream Foam.

Kami juga meletakkan logo Keds di bagian tumit sepatu sebagai signature. Setiap musimnya kami punya cerita berbeda yang diimplementasikan lewat teknologi, material, atau warna sepatu.

Blush pink, misalnya, menjadi signature dari musim ini.

Keds Studio adalah produk yang didesain dengan tampilan signature tersebut dan membuat pemakainya bisa merasa nyaman melangkah dengan sepatu itu.

Ada banyak kompetitor dengan produk serupa, apa usaha yang dilakukan Keds agar penjualan tetap baik?

Story telling. Kami selalu memiliki cerita yang segar. Bahkan, setiap membuka gerai baru kami juga harus punya sesuatu yang baru untuk gerai tersebut, misalnya setiap 3-4 minggu untuk menarik pelanggan datang kembali.

Karena setiap datang ke gerai mereka tentunya ingin mendapatkan dan belajar sesuatu.

Selain itu, juga kenyamanan. Ketika pelanggan merasa sepatu yang dibeli nyaman, mereka akan kembali lagi dan membeli sepatu lainnya.

Inovasi juga penting. Kita harus selalu mampu melihat hal yang relevan untuk hari-hari ke depan.

Keds Studio Jumper. Dok. Keds Indonesia Keds Studio Jumper.

Bagaimana merawat kepuasan pelanggan setia Keds?

Orang-orang yang membeli produk bermerek pasti berekspektasi tinggi.

Kamu, misalnya, menghabiskan banyak uang dari hasil jerih payah bekerja untuk membeli produk yang diinginkan.

Cara menjaga kepuasannya tentu lewat kualitas produk. Sepatu ini harus nyaman dan awet, sehingga pelanggan tidak perlu beli sepatu dalam satu atau dua bulan ke depan.

Kepuasan lainnya adalah daya gunanya. Salah satu yang disukai orang dari Keds ada di poin tersebut, di mana mereka bisa menggunakan sepatu yang membuat mereka tidak hanya terlihat cantik, tapi juga nyaman digunakan dan punya banyak fungsi.

Sekarang kita banyak melihat perempuan menggunakan sneakers di mana-mana, tidak lagi hanya pergi ke pusat kebugaran, tapi juga untuk acara resmi lainnya.

Kami menawarkan itu.

Bagaimana Keds memandang pasar Indonesia?

Secara umum, Asia Pasifik adalah pasar yang cukup kuat untuk produk sepatu perempuan. Di antaranya, ada Asia Tenggara sebagai fokus.

Oleh karena itu kami membangun hubungan yang baik, di Indonesia bersama Metrox, untuk semakin mengembangkan produk ini.

Dengan posisi produk kami yang seperti sekarang, kami rasa kami punya kesempatan untuk berkembang lebih baik sebagai label.

Keds Studio Jumper. Dok. Keds Indonesia Keds Studio Jumper.

Apakah Keds punya target khusus untuk pasar Indonesia? Seperti membuka lebih banyak gerai atau kolaborasi dengan pihak lokal?

Untuk perspektif kolaborasi, kami sangat terbuka dan tertarik untuk bekerjasama dengan artis, enterpreneur, pemilik bisnis atau label lokal lainnya yang relevan dengan produk kami.

Ini juga kami lakukan di beberapa area lainnya di seluruh dunia. Untuk lebih dekat dengan pasar Indonesia, kami juga berupaya membuka lebih banyak gerai dan membuatnya lebih mudah diakses.

Keds telah berdiri lebih dari 100 tahun, namun sepertinya sempat absen pada era tertentu sebelum kembali muncul pada beberapa tahu terakhir. Ke mana Keds saat itu? 

Kami tidak pernah pergi dan tetap konsisten menjalankan bisnis ini sejak 1916.

Saya memahami banyak label mode datang dan pergi. Keds memang sempat sangat populer di era 80-90an, dan kami sangat senang karena tren mode saat ini mulai kembali ke era tersebut.

Bahkan di beberapa kategori mode, termasuk sepatu.

Untuk di Amerika Serikat, misalnya, sepatun original kami: Champion, mulai kembali dicari dan dibeli oleh para pelanggan. Ini agak tidak terencana oleh kami.

Tim kami terus mencari dan mengetes sesuatu yang kuat dan fokus terhadap pasar kami.

Kemudian kami meluncurkan kampanye "Ladies First Since 1916" untuk lebih relevan terhadap segmen pasar kami hari ini.

Keds Studio Liv Silky Leather.Dok. Keds Indonesia Keds Studio Liv Silky Leather.

Jika kami punya sepatu Keds, adakah saran perawatannya?

Jangan cuci dan keringkan sepatu Keds dengan mesin pengering. Kamu cukup mencucinya lalu mengeringkannya dengan cara diangin-anginkan.

Kamu bisa mengeluarkan terlebih dahulu bantalan sepatu sebelum mencucinya supaya tidak mengkerut atau luntur.

Untuk sepatu Keds berbahan khusus, misalnya kulit, kamu bisa menggunakan pembersih bahan khusus dan deterjen yang mild.



Close Ads X