4 Jenis Olahraga Bagi Orang yang Alami Obesitas - Kompas.com

4 Jenis Olahraga Bagi Orang yang Alami Obesitas

Kompas.com - 12/10/2018, 17:17 WIB
Ilustrasi laricoffeekai Ilustrasi lari

KOMPAS.com – Gaya hidup tidak sehat membuat banyak orang secara sadar maupun tidak mengalami obesitas. Obesitas adalah kata lain dari kelebihan berat badan.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui apakah kita masuk ke dalam kategori obesitas. Misalnya, mengukur indeks masa tubuh (BMI). Mereka yang memiliki BMI di atas 30 dianggap sudah masuk kategori obesitas.

Selain itu, pria yang memiliki lingkar pinggang melebihi batas (pria 101 cm ke atas dan wanita 89 cm ke atas) juga bisa tergolong obesitas.

Ketika seseorang mengalami obesitas, risiko sejumlah penyakit pun meningkat. Mulai dari diabetes, penyakit jantung, dan penyakit lainnya.

Olahraga bisa menjadi cara untuk menjaga kebugaran fisik dan memaksimalkan fungsi tubuh, seperti apapun bentuk tubuh kita.

Namun, orang yang mengalami obesitas perlu memilih jenis olahraga yang tepat agar bisa membantu meraih berat tubuh yang ideal.

Beberapa manfaat olahraga lainnya adalah meningkatkan sirkulasi darah dengan menurunkan kolesterol, menjaga otot tubuh, meningkatkan tingkat metabolisme, meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru, menghindarkan dari diabetes, dan masih banyak manfaat lainnya.

Nah, setidaknya ada empat jenis olahraga yang tepat untuk kamu lakukan jika mengalami obesitas, seperti dilansir dari laman Boldsky.

1. Jalan kaki

Jalan kaki adalah salah satu olahraga terbaik dan termudah yang tak membutuhkan peralatan apapun serta bisa dilakukan dimana saja.

Jalan kaki adalah olahraga low impact moderat atau olahraga yang gerakan kedua kakinya masih menempel di lantai sepanjang sesi olahraga.

Rutin jalan kaki akan meningkatkan kekuatan dan mobilitas terutama pada bagian bawah tubuh serta mampu membantu menurunkan berat badan dengan cara yang aman.

Dalam sehari, kita dianjurkan untuk jalan kaki minimal selama 10 hingga 15 menit.

Baca juga: Simak, 4 Alasan untuk Mulai Rutin Jalan Kaki 

2. Latihan kekuatan

Latihan kekuatan membawa banyak manfaat bagi mereka yang mengalami obesitas. Latihan kekuatan dapat memperbaiki postur tubuh seseorang yang selama ini membawa ekstra berat tubuh, meningkatkan range of motion (kemampuan gerakan) pada persendian, membentuk otot, dan meningkatkan metabolisme, bahkan ketika tubuh beristirahat.

Untuk bisa rutin melakukan latihan kekuatan kamu bisa berlatih di pusat kebugaran atau melakukannya di rumah dengan bantuan personal trainer.

Baca juga: 7 Langkah Latihan Kekuatan Otot bagi Pemula 

3. Bersepeda

Bersepeda adalah jenis olahraga lainnya yang cocok bagi mereka yang mengalami obesitas dan ingin membakar kalori dengan dampak minim pada persendian.

Bersepeda tidak membentuk otot tubuh, namun mampu membantu merampingkan tubuh dan membentuk bokong, paha, serta pinggang. Area-area tersebut adalah yang paling sering dijadikan tempat timbunan lemak.

Baca juga: Lebih Bugar dan Awet Muda dengan Bersepeda 

4. Jogging

Jogging adalah aktivitas aerobik yang tidak hanya baik bagi mereka yang mengalami obesitas, namun juga mampu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, menurunkan tingkat kematian, serta krusial untuk kesehatan secara umum.

Menurut Harvard Health Publishing, ketika berat tubuh mencapai berat 56kg, kamu kemungkinan bisa membakar sekitar 180 kalori dengan melakukan jogging sekitar setengah jam.

Baca juga: 3 Manfaat Olahraga Lari Buat Orang Gemuk

Nah, setelah memilih jenis olahraga yang lebih kamu sukai, saatnya untuk menjaga konsistensi program olahragamu. Pertama, tak perlu menentukan target yang terlalu tinggi dan hindari sikap terlalu kompetitif. Fokuslah untuk membangun stamina terlebih dahulu.

Selain itu, gunakan sepatu dan pakaian yang tepat ketika berolahraga. Pakaian yang tepat tidaklah terlalu longgar maupun terlalu ketat.

Jangan lupa untuk selalu minum air putih dalam jumlah yang cukup sepanjang berolahraga dan lakukan pemanasan sebelum memulai olahraga.


Terkini Lainnya

Puma Luncurkan Kembali Sepatu Gaya Tahun 90-an

Puma Luncurkan Kembali Sepatu Gaya Tahun 90-an

Look Good
Bahaya Tak Membahas Soal Seks dengan Pasangan Sebelum Menikah

Bahaya Tak Membahas Soal Seks dengan Pasangan Sebelum Menikah

Feel Good
Cara untuk Pastikan si Kekasih Masih Sayang...

Cara untuk Pastikan si Kekasih Masih Sayang...

Feel Good
Anak Perempuan Harry dan Meghan Mungkin Tak Dapat Gelar Bangsawan

Anak Perempuan Harry dan Meghan Mungkin Tak Dapat Gelar Bangsawan

Feel Good
Waspadai, 4 Tanda Pernikahan Tanpa Cinta...

Waspadai, 4 Tanda Pernikahan Tanpa Cinta...

Feel Good
5 Cara Putihkan Ketiak Pakai Kentang...

5 Cara Putihkan Ketiak Pakai Kentang...

Feel Good
Malas Cuci Tangan Juga Bisa Timbulkan Kematian

Malas Cuci Tangan Juga Bisa Timbulkan Kematian

Eat Good
Agar Awet Muda, Hentikan 8 Kebiasaan Ini

Agar Awet Muda, Hentikan 8 Kebiasaan Ini

Look Good
Paul Pogba dan Cerita Sneakers Adidas

Paul Pogba dan Cerita Sneakers Adidas

Look Good
Wisata Sejarah di Bekas Pabrik Bir Heineken

Wisata Sejarah di Bekas Pabrik Bir Heineken

Feel Good
Simaklah, 6 Tips Perbanyak Konsumsi Sayuran dan Alasannya...

Simaklah, 6 Tips Perbanyak Konsumsi Sayuran dan Alasannya...

Eat Good
Takut pada Boneka, Wajarkah?

Takut pada Boneka, Wajarkah?

Feel Good
Bertamasya Menyusuri Kanal di Amsterdam

Bertamasya Menyusuri Kanal di Amsterdam

Feel Good
Pebasket Lonzo Ball Dipaksa Tutup Tato Selama Pertandingan

Pebasket Lonzo Ball Dipaksa Tutup Tato Selama Pertandingan

Look Good
Sering Sakit Punggung, Coba Lakukan 6 Gerakan Ini...

Sering Sakit Punggung, Coba Lakukan 6 Gerakan Ini...

Feel Good
Close Ads X