Kompas.com - 15/10/2018, 19:00 WIB

KOMPAS.com - Pernikahan tanpa cinta tentu saja menakutkan untuk dijalani. Hidup bersama orang yang tak kita sayangi selama bertahun-tahun tentu menyakitkan.

Hal semacam ini bukan hanya terjadi karena pernikahan yang dipaksakan, misalnya karena perjodohan orangtua.

Namun, bisa saja ada dua orang yang saling mencintai, dan lantas kehilangan rasa dan tak lagi memiliki ketertarikan.

Pakar hubungan asmara Jenna Ponaman, mengatakan, pernikahan tanpa cinta adalah pernikahan karena kebutuhan atau keinginan.

“Perkawinan semacam ini ditopang karena takut, baik takut gagal, takut harus memulai dari awal atau takut sendirian,” ucapnya.

Baca juga: Manisnya Perjalanan 10 Tahun Pernikahan Gal Gadot

Banyak pasangan yang menikah karena alasan ketakutan tersebut. Maka tak heran jika masalah serius mengintai kehidupan mereka setelah pernikahan.

Agar kita lebih peka dan terhindar dari hal ini, berikut tanda-tanda pernikahan tanpa cinta dan cara mengatasinya.

1. Terlalu nyaman

Pasangan memutuskan untuk hidup bersama karena hanya masalah kebiasaan.

Mereka tak bisa membedakan, apakah keputusan mereka untuk hidup bersama karena ketertarikan seksual atau sekedar ikatan persahabatan.

Halaman:
Sumber Fatherly


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.