Kompas.com - 17/10/2018, 17:33 WIB

KOMPAS.com - Selasa (16/10/2018) Pangeran Harry dan Meghan Markle memulai tur resmi mereka di Australia.

Pasangan tersebut akan melakukan perjalanan selama 16 hari yang diisi dengan 76 pertemuan.

Rencananya, mereka juga akan melakukan perjalan ke Fiji, Tonga, dan Selandia Baru.

Tur resmi perdana pasangan ini juga menjadi perjalanan yang spesial. Sebab, saat mendarat di Sydney ,The Duke dan The Duchess of Sussex ini mengumumkan mereka akan segera memiliki buah hati.

Meski tengah berbadan dua, tak berani 'efek Meghan' akan padam. Gaya berbusananya juga menginspirasi banyak wanita hamil di luar sana.

Baca juga: 4 Tanda Kehamilan Meghan Markle Terlihat dari Pilihan Busana

Saat hari pertama tiba di Sydney, Meghan berada di Admiralty Hoise dengan gaun shift putih yang sederhana.

Gaun bergaya klasik tersebut dirancang oleh desainer Australia bernama Karen Gee. Meghan juga melengkapi penampilannya dengan anting kupu-kupu milik Putri Diana.

Pada acara berikutnya, saat mengunjungi Kebun Binatang Taronga dan mengadiri pertemuan anggota masyarakat di luar Gedung Opera, Meghan memakai mantel warna krem.

Pada pertemuan di sore harinya, ia berganti busana dan memilih gaun berkancing warna hijau dan rok lipit karya Brandon Maxwell.

Baca juga: Umumkan Kehamilan. Meghan Pakai Aksesoris Putri Diana

Untuk hari kedua, Pangeran Harry dan Meghan melakukan perjalanan ke Dubbo. Mantan aktris itu memakai busana yang lebih trendy.

Meghan memilih skinny jeans hitam dan kemeja putih oversized yang dipadukan dengan blazer.

Gaya busana Meghan terlihat sangat sederhana, namun mampu mencerminkan kepribadiannya.

Blazer abu-abu yang dipilih Meghan saat itu dirancang sendiri oleh kawan baiknya, seorang atlet tenis bernama Serena Williams.

Kemeja motif kota-kotak dengan potongan longgar itu dijual seharga 110 pondsterling atau sekitar Rp 2 juta.

Baca juga: Anak Perempuan Harry dan Meghan Mungkin Tak Dapat Gelar Bangsawan

Sementara itu, denim hitam yang dipakainya diproduksi oleh label Australia, Outland Denim, yang didirikan oleh James dan Erica Bartle.

Label tersebut didirikan utnuk membantu para penyintas perdagangan manusia dan seksual di Kamboja.

Gaya berbusana Meghan selama berada di Australia ini pasti kembali menjadi sorotan publik.

Tentunya, mampu menjadi inspirasi para wanita yang tengah berbadan dua untuk tetap tampil modis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.