Mandi Air Hangat Redakan Depresi Ringan

Kompas.com - 26/10/2018, 08:40 WIB
Ilustrasi Berendamjulief514 Ilustrasi Berendam

KOMPAS.com - Tak hanya sekedar membuat rileks, mandi air hangat ternyata bermanfaat bagi kesehatan mental.

Riset terbaru membuktikan mandi air panas dua kali seminggu juga dapat membantu meringankan gejala depresi. Manfaat ini bahkan dianggap lebih tinggi dari olahraga fisik.

Dibandingkan dengan stres, depresi merupakan kondisi yang lebih parah. Perasaan sedih berkepanjangan, "kosong", dan tidak ingin melakukan aktivitas apa pun, merupakan sebagian dari gejala umum depresi.

Olahraga selama ini juga dipercaya ampuh untuk mengurangi depresi. Cara lain yang bisa dilakukan adalah melakukan meditasi, mencoba hal-hal baru, atau berkonsultasi dengan psikiater.

Menurut penelitian terbaru, depresi dalam skala sedang juga bisa dikurangi dengan rutin mandi air hangat.

Penelitian ini dilakukan terhadap 45 peserta selama delapan minggu. Mereka diminta untuk berendam dalam air bersuhu 40 derajat celcius selama 30 menit sebanyak dua kali dalam seminggu.

Sebagai perbandingan, beberapa peserta juga diminta melakukan latihan aerobik secara intensif dalam dua sesi selama 45 hingga 50 menit.

Hasilnya, peserta yang mandi air hangat secara teratur memiliki peningkatan signifikan dalam skor depresi, di mana skor berkurang hampir enam poin.

Tim peneliti menyebutkan, mandi air hangat bisa menjadi metode yang cepat, murah, dan mudah, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan berolahraga.

Baca juga: Aroma Lavender Mampu Atasi Depresi, Benarkah?

Mandi air hangat akan mengubah ritme sirkadian atau disebut juga jam tubuh kita.

Berdasarkan hasil riset, suhu inti tubuh pada pasien depresi meningkat pada malam hari. Sementara itu, kualitas tidur terbaik justru saat suhu tubuh turun.

Perubahan suhu ini dapat meningkatkan kualitas tidur. Gangguan tidur merupakan mekanisme penting yang berkontribusi terhadap depresi.




Close Ads X