Trik Bedakan Sepatu Kulit Murah, Mahal, dan Berkualitas

Kompas.com - 30/10/2018, 12:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

Sementara Co-Founder Double Monk, Nick Schaerf mengatakan, sepatu berkualitas akan pas di kaki ketika digunakan dan memberikan dukungan yang nyaman terhadap kaki.

Kebanyakan sepatu asal Italia, menurut dia, dibuat dengan metode blake stitch, untuk berjalan di ruangan tertutup ketimbang untuk mobilitas tinggi dan digunakan berhari-hari.

Schaerf menilai, ketahanan sepatu buatan Inggris memang masih tak terkalahkan, sebab mereka memiliki dasar pembuatan sepatu boot militer. Perbaikan juga terus dilakukan setiap waktu.

Baca juga: Pilihan Sepatu Kulit yang Bisa Dicuci atau Diinjak Bagian Belakangnya

Sementara itu, Kaz mengatakan, pembuatan sepatu Jepang dan Inggris menurut dia, hampir sama, menggunakan metode goodyear welt.

Membuat sepatu dengan metode tersebut bisa mencapai lebih dari 200 tahap, namun menghasilkan sepatu yang cenderung lebih awet meski lebih mahal.

Sepatu dengan metode tersebut, kata dia, bisa diperbaiki dan dijahit kembali dengan jumlah tak terbatas.

"Sepatu yang direkatkan cenderung tidak mahal, namun kita bisa memperbaikinya. Meski begitu, itu tergantung pada bagaimana kita memakainya," kata Kaz.

Sementara sepatu kulit mahal buatan Italia seringkali menggunakan metode blake stitch. Sepatu tersebut bisa diperbaiki namun hanya 2-3 kali saja.

Namun, metode tersebut membuat sepatu buatan Italia lebih ringan. Dengan kata lain, sepatu ini lebih kepada fesyen, bukan untuk pemakaian sehari-hari.

Halaman:


Sumber DMarge
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X