Kompas.com - 31/10/2018, 07:29 WIB
Sepatu basket buatan Onitsuka Tiger yang masih menggunakan lambang tiga garis Kompas.com/WisnubrataSepatu basket buatan Onitsuka Tiger yang masih menggunakan lambang tiga garis
Editor Wisnubrata

Dan sepatu berbahan kanvas dengan sol karet itu segera menjadi sepatu basket pilihan di se-antero Jepang. Orang-orang pun menyebutnya sebagai Onitsuka Tiger!

Baca juga: Sepatu Pertama Onitsuka Tiger, Seperti Apa Bentuknya?

Inovasi

Kesuksesan sepatu basket itu membuat Kihachiro Onitsuka berniat membuat sepatu untuk cabang olahraga lain. Ia membuat sepatu lari, sepatu voli, tenis, bulu tangkis, dan sepatu untuk berbagai olahraga yang disebut all training shoes.

Salah satu terobosan bersejarah muncul tahun 1959 saat Onitsuka mengamati jari-jari kakinya yang berkerut dan lecet saat mandi. Ia menduga bahwa panas dalam sepatu adalah salah satu penyebab kaki pelari menjadi lecet saat mereka lari jarak jauh.

Maka ia membuat sepatu lari yang memiliki lubang udara, yang pada tahun 1961 dikenakan pelari marathon asal Etiophia, Abebe Bikila. Dalam marathon Mainichi di Osaka itu, Bikila menang walau untuk pertama kalinya ia berlari dengan mengenakan sepatu.

Sistem ventilasi sepatu itu juga diterapkan pada sepatu basket yang dikeluarkan tahun 1965. Walau mirip pendahulunya, sepatu bernama Basketball Deluxe itu mengalami banyak perbaikan, seperti dalam hal bahan kanvas dan solnya yang lebih kuat namun ringan.

Para penggunanya mengatakan bahwa sepatu itu tidak membuat kaki kepanasan walau dipakai berjam-jam, sehingga ia dijuluki Magic Ventilation. Hasilnya, penjualan Onitsuka pun meningkat pesat.

Garis trade mark

Pada tahun 1960-an, sepatu-sepatu Onitsuka Tiger pun mulai terlihat di berbagai ajang olahraga dunia, terutama sejak Olimpiade musim panas tahun 1964 yang diselenggarakan di Tokyo.

Sepatu-sepatu baru pun dibuat, termasuk seri all training shoes bernama Limber yang diperkenalkan tahun 1966 untuk menyambut Olimpiade Mexico.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X