Kompas.com - 31/10/2018, 09:53 WIB

Diet keto

Dia bercerita, pada Oktober 2017 silam, April bersama Chris menghadiri perjamuan di kediaman rekan mereka. Di sana, mereka mengambil gambar berdua.

Sejak saat itulah April merasa tidak suka melihat apa yang ada di foto tersebut.

Ia pun mulai mencari banyak informasi tentang diet yang bisa dilakukan oleh dirinya dan Chris.

Kemudian ia menemukan, diet keto dengan karbohidrat rendah dan lemak tinggi adalah yang paling cocok.

Tujuan utamanya adalah ketosis, yaitu titik lema lah yang akan dibakar menjadi sumber energi, bukan karbohidrat.

Baca juga: Makan Sebelum Olahraga Bisa Percepat Pembakaran Karbohidrat

April merasa penasaran. Sebab selama hidupnya, ia kerap berjuang menghadapi emosi, keinginan makannya, bahkan bulimia.

Sehari setelah Thanksgiving, ia membuang sekitar 75 persen makanan dari dalam kulkas.

Saat itu, Chris masih belum ikut menjalankan pola diet, karena belum siap dengan perubahan.

Oleh karena itu, ia membagi dapur mereka menjadi dua bagian, dan Chris membuat makanannya sendiri selama dua bulan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.