5 Kebiasaan Sepele yang Bikin Berat Badan Cepat Naik - Kompas.com

5 Kebiasaan Sepele yang Bikin Berat Badan Cepat Naik

Kompas.com - 07/11/2018, 05:05 WIB
Ilustrasi menimbang berat badannyul Ilustrasi menimbang berat badan

KOMPAS.com - Panik karena berat badan cepat naik? Tunggu dulu. Mungkin ada yang keliru dari kebiasaan sehari-hari kamu. Pasalnya, pertambahan berat badan tidak selalu karena banyak makan.

Ada berbagai kebiasaan sepele harian yang tanpa disadari bisa membuat berat badan cepat naik. Apa saja?

1. Makan terlalu cepat

Ilustrasi makan, laparDragonImages Ilustrasi makan, lapar
Kegiatan harian yang padat hingga tumpukan pekerjaan yang menunggu untuk diselesaikan tak jarang membuat kita mempersingkat waktu makan setiap harinya.

Alih-alih makan dengan santai, kita justru makan dengan kecepatan super, dengan prinsip asal perut terisi. Jika kebiasaan ini terus dipertahankan, jangan heran jika timbangan berat badan mengalami kenaikan.

Dikutip dari Healthline, sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki kebiasaan makan buru-buru, cenderung mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Saat makan terlalu cepat, tubuh tidak diberikan kesempatan untuk memberi tahu otak bahwa perut sudah kenyang. Oleh karena itu, kita akan makan lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuh.

Solusinya, cobalah untuk memperlambat waktu makan dengan mengunyah lebih banyak dan menikmati setiap suapannya. Sehingga tubuh memiliki waktu untuk memberikan informasi ke otak bahwa ia sudah terisi penuh.

Baca juga: Mengapa Mengunyah Makanan Pelan Cegah Kegemukan?

2. Kurang tidur

Ilustrasi kurang tidurstevanovicigor Ilustrasi kurang tidur
Michael Breus, ahli yang berfokus menangani gangguan tidur di Amerika, menyatakan bahwa ketika kita terlalu sedikit menutup mata untuk tidur, metabolisme tubuh akan melambat untuk menghemat energi.

Perlambatan ini kemudian memicu hormon kortisol yang dapat meningkatkan nafsu makan. Tubuh kemudian berpikir bahwa kita membutuhkan banyak energi sehingga ia meminta lebih banyak makanan.

Selain itu, kurang tidur membuat tubuh melepaskan lebih banyak ghrelin (hormon yang memberi sinyal rasa lapar) dan mengurangi leptin (hormon yang memberi sinyal perasaan kenyang).

Tidak teraturnya hormon-hormon ini pada akhirnya membuat kita menginginkan lebih banyak makan dan tidak memiliki kepekaan untuk mengetahui kapan harus berhenti mengunyah.

Tak hanya itu, dalam penelitian lain ditemukan bukti bahwa orang-orang yang kurang tidur berisiko memiliki lemak perut atau visceral. Jika dibiarkan terus menerus, lemak perut dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Baca juga: Kurang Tidur, Penyebab Gemuk yang Tak Disadari

3. Kurang minum

Ilustrasi minum airshark_749 Ilustrasi minum air
Jika menurut kamu kurang minum adalah kebiasaan yang sepele, maka sebaiknya hentikan pemikiran tersebut. Orang yang kurang minum berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan, salah satunya bisa membuat berat badan cepat naik.

Penelitian membuktikan rasa haus sering disalahartikan oleh tubuh sebagai sinyal rasa lapar oleh tubuh. Oleh sebab itu, hasil penelitian membuktikan bahwa orang yang minum dua cangkir air sebelum sarapan mengonsumsi 22 persen kalori lebih rendah pada makanan dibandingkan dengan yang tidak minum air sama sekali.

Namun jangan salah kaprah, tidak semua minuman bisa kita konsumsi semaunya. Penelitian membuktikan orang yang minum soda setiap hari memiliki ukuran pinggang enam kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak meminumnya.

Minuman manis lainnya yang mengandung gula seperti minuman kemasan juga dapat membuat berat badan cepat naik jika dikonsumsi setiap hari.

Untuk itu, usahakan untuk minum air putih karena tidak memiliki kalori sama sekali sehingga kita akan terhindar dari kegemukan.

Selain itu, minum air putih juga memiliki berbagai manfaat lain seperti menyehatkan kulit, membantu mengeluarkan racun tubuh, dan melancarkan sistem pencernaan.

Baca juga: Banyak Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan?

4. Makan camilan tidak sehat

Ilustrasi makan keripik kentangThinkStock/gpointstudio Ilustrasi makan keripik kentang
Rasa lapar yang berlebih adalah salah satu penyebab mengapa orang mengalami kenaikan berat badan. Ketika seseorang merasa lapar, ia akan makan dalam porsi yang besar. Akibatnya, nafsu makan menjadi tidak terkendali dan melahap semua makanan yang ada di depannya baik yang sehat maupun yang tidak.

Nah, salah satu cara memerangi rasa lapar yang berlebih ialah dengan mengonsumsi camilan di sela-sela waktu makan.

Namun bukan sembarang camilan, karena sebaiknya kita memilih snack sehat yang dapat mengatasi rasa lapar sekaligus mengekang keinginan untuk makan makanan yang tidak sehat.

Usahakan untuk mengonsumsi makanan ringan dengan indeks glikemik yang rendah di antara waktu makan besar. Camilan dengan indeks glikemik yang rendah dapat membantu kita kenyang lebih lama sehingga mencegah makan dengan porsi besar.

Baca juga: Resep Camilan Sehat dari Wanita yang Sukses Turunkan Bobot 76 Kg

5. Makan tanpa jadwal yang teratur

Ilustrasi tidak makanMaleWitch Ilustrasi tidak makan
Walaupun sering dianggap sepele, makan di jam yang teratur ternyata memiliki manfaat untuk kesehatan. Jika tidak memiliki waktu makan teratur, maka ada waktu-waktu di mana kita akan merasa sangat lapar. Alhasil, kita cenderung makan sesuka hati tanpa terkendali.

Selain itu, penelitian membuktikan orang-orang yang memiliki waktu makan teratur cenderung merasa kurang lapar sebelum makan dan akan merasa lebih kenyang setelah makan. Sebaliknya, orang yang jadwal makannya berantakan akan merasa lebih lapar dan makan lebih banyak.

Hal ini juga akan mengacaukan jam internal tubuh yang seharusnya memiliki proses yang teratur seperti nafsu makan dan metabolisme serta pencernaan makanan.

Akibatnya, orang-orang yang tidak memiliki waktu makan teratur berisiko tinggi memiliki penyakit kronis seperti sindrom metabolik, penyakit jantung, resistensi insulin dan kontrol gula darah yang buruk.

Dengan memiliki waktu makan yang teratur, kita akan dengan mudah mengendalikan porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi.

Selain itu, makan dengan jadwal yang teratur juga baik untuk kesehatan pankreas. Pasalnya, pankreas tidak dapat bekerja maksimal untuk memproduksi insulin saat perut kosong.

Baca juga: Atur Waktu Makan Jadi Kunci Turunkan Berat Badan


Sumber

Terkini Lainnya

Alasan Kahiyang Ayu Tak Unggah Foto Anak ke Instagram

Alasan Kahiyang Ayu Tak Unggah Foto Anak ke Instagram

Feel Good
Tetap Aktif Berkegiatan dengan Pakaian Dalam Bebas Bau

Tetap Aktif Berkegiatan dengan Pakaian Dalam Bebas Bau

Look Good
Tips Menjaga Pohon Natal Cemara Asli Tetap Segar

Tips Menjaga Pohon Natal Cemara Asli Tetap Segar

Look Good
Ini Cara Lain untuk Mendapatkan Manfaat Diet Intermiten Tanpa Puasa

Ini Cara Lain untuk Mendapatkan Manfaat Diet Intermiten Tanpa Puasa

Eat Good
Bahaya Memasak dengan Minyak Goreng Berulang

Bahaya Memasak dengan Minyak Goreng Berulang

Eat Good
Julia Roberts Ungkap Pengalaman Uniknya Bertemu Penggemar

Julia Roberts Ungkap Pengalaman Uniknya Bertemu Penggemar

Feel Good
Meluruskan Mitos Seputar Minyak Zaitun

Meluruskan Mitos Seputar Minyak Zaitun

Eat Good
Hobi Ngemil Bisa Menurunkan Kekebalan Tubuh

Hobi Ngemil Bisa Menurunkan Kekebalan Tubuh

Eat Good
Meghan Markle Jadi Orang yang Paling Dicari di Google

Meghan Markle Jadi Orang yang Paling Dicari di Google

Look Good
Tips Padu Padan Scarf Bagi Pria Agar Tampil Gaya

Tips Padu Padan Scarf Bagi Pria Agar Tampil Gaya

Look Good
Ingin Jenggot Seperti Jason Momoa? Simak Tips Berikut

Ingin Jenggot Seperti Jason Momoa? Simak Tips Berikut

Look Good
Pesawat Tempur Legendaris dalam Desain Arloji

Pesawat Tempur Legendaris dalam Desain Arloji

Look Good
Mengenal Tahapan Kanker Payudara

Mengenal Tahapan Kanker Payudara

BrandzView
Di Guangzhou, Kanker Sembuh Tanpa Operasi

Di Guangzhou, Kanker Sembuh Tanpa Operasi

BrandzView
Nasi Padang Tak Selalu Jahat Bagi Tubuh, Tapi...

Nasi Padang Tak Selalu Jahat Bagi Tubuh, Tapi...

Eat Good

Close Ads X