Kompas.com - 07/11/2018, 05:05 WIB
Ilustrasi makan keripik kentang ThinkStock/gpointstudioIlustrasi makan keripik kentang
Editor Wisnubrata

Selain itu, minum air putih juga memiliki berbagai manfaat lain seperti menyehatkan kulit, membantu mengeluarkan racun tubuh, dan melancarkan sistem pencernaan.

Baca juga: Banyak Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan?

4. Makan camilan tidak sehat

Rasa lapar yang berlebih adalah salah satu penyebab mengapa orang mengalami kenaikan berat badan. Ketika seseorang merasa lapar, ia akan makan dalam porsi yang besar. Akibatnya, nafsu makan menjadi tidak terkendali dan melahap semua makanan yang ada di depannya baik yang sehat maupun yang tidak.

Nah, salah satu cara memerangi rasa lapar yang berlebih ialah dengan mengonsumsi camilan di sela-sela waktu makan.

Namun bukan sembarang camilan, karena sebaiknya kita memilih snack sehat yang dapat mengatasi rasa lapar sekaligus mengekang keinginan untuk makan makanan yang tidak sehat.

Usahakan untuk mengonsumsi makanan ringan dengan indeks glikemik yang rendah di antara waktu makan besar. Camilan dengan indeks glikemik yang rendah dapat membantu kita kenyang lebih lama sehingga mencegah makan dengan porsi besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Resep Camilan Sehat dari Wanita yang Sukses Turunkan Bobot 76 Kg

5. Makan tanpa jadwal yang teratur

Ilustrasi tidak makanMaleWitch Ilustrasi tidak makan
Walaupun sering dianggap sepele, makan di jam yang teratur ternyata memiliki manfaat untuk kesehatan. Jika tidak memiliki waktu makan teratur, maka ada waktu-waktu di mana kita akan merasa sangat lapar. Alhasil, kita cenderung makan sesuka hati tanpa terkendali.

Selain itu, penelitian membuktikan orang-orang yang memiliki waktu makan teratur cenderung merasa kurang lapar sebelum makan dan akan merasa lebih kenyang setelah makan. Sebaliknya, orang yang jadwal makannya berantakan akan merasa lebih lapar dan makan lebih banyak.

Hal ini juga akan mengacaukan jam internal tubuh yang seharusnya memiliki proses yang teratur seperti nafsu makan dan metabolisme serta pencernaan makanan.

Akibatnya, orang-orang yang tidak memiliki waktu makan teratur berisiko tinggi memiliki penyakit kronis seperti sindrom metabolik, penyakit jantung, resistensi insulin dan kontrol gula darah yang buruk.

Dengan memiliki waktu makan yang teratur, kita akan dengan mudah mengendalikan porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi.

Selain itu, makan dengan jadwal yang teratur juga baik untuk kesehatan pankreas. Pasalnya, pankreas tidak dapat bekerja maksimal untuk memproduksi insulin saat perut kosong.

Baca juga: Atur Waktu Makan Jadi Kunci Turunkan Berat Badan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.