Cegah Lonjakan Gula Darah Saat Mengasup Makanan dan Minuman Sehat Ini - Kompas.com

Cegah Lonjakan Gula Darah Saat Mengasup Makanan dan Minuman Sehat Ini

Kompas.com - 07/11/2018, 10:37 WIB
Ilustrasi smoothies buah dan sayuranFoxys_forest_manufacture Ilustrasi smoothies buah dan sayuran

KOMPAS.com - Walau tergolong dalam bahan pangan sehat, namun beberapa jenis makanan dan minuman memiliki kadar gula yang tinggi. Hal ini sering menimbulkan dilema bagi mereka yang menderita diabetes.

Kata "gula darah" memang identik dengan risiko diabetes. Padahal, gula darah penting untuk energi, mood dan fokus.

Gula darah adalah konsentrasi glukosa dalam darah. Ketika gula darah kita rendah, kita akan merasa lapar, berkeringat, genetar, mudah terganggu, hingga sulit berkonsentrasi.

Sementara ketika kadar gula darah tinggi, kita akan sering merasa haus, lapar atau sakit kepala. Pada penderita diabetes, gejala-gejala ini bisa menjadi lebih serius. Segera lakukan cek kesehatan.

Ketika mengkonsumsi karbohidrat, gula darah kita meningkat. Namun, protein dan lemak memperlambat proses pencernaan. Jadi, konsumsilah makronutrien dalam porsi seimbang untuk menjaga kadar gula darah.

Ahli diet teregistrasi sekaligus pelatih kesehatan Jessica Cording, MS, RD, CDN, INHC lewat tulisannya pada laman mindbodygreen.com menjelaskan, sejumlah makanan dan minuman bisa saja tergolong sehat, namun kita akan memperoleh manfaat maksimal jika dikonsumsi seimbang agar tidak terjadi lonjakan gula darah.

1. Jus hijau

Ketika minum jus buah segar atau jus sayur, kita akan mendapatkan banyak manfaat serat, vitamin dan mineral. Namun, tak menutup kemungkinan kita juga mengkonsumsi gula yang ada di dalamnya tanpa serat yang bisa membantu memerlambat pencernaannya.

Jus juga minim protein dan lemak, sehingga tubuh akan mencernanya dengan cepat.

Jus hijau pun bisa menimbulkan masalah gula darah, terutama jika jus tersebut dibuat dari berbagai campuran buah yang manis.

Untuk menyeimbangkannya, kamu bisa mengkonsumsi jus bersama kacang-kacang atau telur. Jika tak punya bnyak waktu, cobalah bereksperimen dengan bubuk protein.

Baca juga: Minum Susu Saat Sarapan Jaga Gula Darah Tetap Rendah

2. Susu almond

Susu almond memiliki kandungan kalori yang rendah dan memberikan banyak manfaat kesehatan. Namun, susu almond mengandung rendah protein dengan hanya 1 gram per gelas.

Bahkan ketika kita menghindari pemanis, susu almond bisa membawa masalah. Karena rendahnya kandungan protein di dalamnya, kita akan mudah lapar dan tidak bisa berhenti meminumnya.

Jadi, jika ingin minum susu almond pastikan kita juga mengkonsumsi makanan lainnya yang kaya akan protein dan atau lemak.

Susu kelapa bisa menjadi opsi karena memiliki kandungan stabilisasi lemak (5 gram per gelas) atau susu protein kacang polong yang mengandung sekitar 8 gram protein per gelas.

3. Kombucha

Hasil fermentasi jamur kombucha ini tergolong minuman sehat, namun bisa saja mengandung banyak gula ketika dijadikan minuman.

Beberapa dari kita mungkin meminum kombucha tanpa terpikir risiko kesehatannya, padahal dalam satu botol bisa saja terkandung 12 hingga 20 gram gula yang bisa meningkatkan aliran darah dengan cepat.  Sebaiknya kita juga mengasup cemilan tinggi protein.

Ilustrasi kacang almondonairjiw Ilustrasi kacang almond
4. Buah kering

Buah kering kaya akan serat serta sumber vitamin dan mineral. Namun, makanan ini bisa meningkatkan gula darah sangat cepat jika kita tidak cermat memerhatikan porsinya.

Cobalah menambahkan salad atau campuran kacang-kacangan dan biji-bijian untuk menstabilkan lemak dan proteinnya.

Baca juga: 5 Tanda Tubuh Kekurangan Serat

5. Biskuit biji-bijian utuh

Biji-bijian utuh sangatlah bernutrisi ketimbang makanan yang disuling. Namun, pastikan kita memerhatikan porsinya secara tepat.

Jangan lupa pula menyandingkannya dengan sumber protein dan lemak. Kamu bisa menambahkan alpukat, selai kacang atau keju.

6. Acai bowls

Buah segar dan beku sama-sama sehat, namun ketika dijadikan smoothie dan diblender, hasilnya akan berbeda.

Acai bowls memang terlihat cantik dan mengandung antioksidan tinggi. Namun, makanan tersebut cenderung mengandung banyak karbohidrat, terutama jika kita menambahkan banyak granola di atasnya. Sebagai penyeimbang, pastikan kita memasukkan sumber protein dan menjaga porsinya.

7. Granola

Granola adalah makanan sehat klasik yang sebetulnya bisa menjadi "bom gula". Satu ons granola lebih sedikit daripada sereal lainnya. Oleh karena itu, banyak orang menambahkan sejumlah bahan makanan seperti madu, maple syrup, brown rice syrup, hingga buah kering.

Untuk menyeimbangkan, cobalah memberi garnish berupa greek yoghurt tinggi protein atau smoothie. Kamu juga bisa bereksperimen dengan makanan lainnya yang rendah gula.

Baca juga: Penyebab Berat Badan Tak Turun Walau Sudah Diet Sehat

8. Oatmeal dan buah

Buah adalah makanan sehat. Begitu pula oatmeal. Kombinasi keduanya dianggap akan menghasilkan makanan yang sangat sehat.

Buah-buahan dan oatmeal mengandung karbohidrat tinggi sehingga sulit membuat kita tetap berenergi dan kenyang lebih lama.

Cobalah tambahkan selai kacang di atasnya untuk menambahkan protein dan perhatikan porsinya agar tidak mengalami lonjakan gila darah.



Close Ads X