Kompas.com - 09/11/2018, 07:07 WIB
Pameran baju korban pemerkosaan di Belgia. IndependentPameran baju korban pemerkosaan di Belgia.

Pameran itu digelar di Belgia pada awal tahun 2018, dan menampilkan sejumlah pakaian yang mayoritas justru merupakan pakaian tertutup. Dalam pameran itu terlihat bahwa korban tidak berpakaian "menantang" atau "memancing syahwat" seseorang untuk berbuat bejat.

Baca juga: Relasi Kuasa Dianggap sebagai Penyebab Utama Terjadinya Pemerkosaan

Korban yang mengenakan setelan kemeja longgar dan celana panjang pun ada yang menjadi korban kejahatan seksual ini.

Ini juga menunjukkan bahwa nafsu bejat muncul tidak berdasarkan pakaian apa yang digunakan oleh korban. Pakaian tidak berperan dalam mencegah atau memperbesar kemungkinan terjadinya sebuah pemerkosaan.

Di dalam pameran yang sama, bahkan terpajang sebuah kaos anak-anak bergambar tokoh kartun The Little Pony. Ini juga menunjukkan bahwa korban pemerkosaan tidak melulu datang dari kalangan dewasa, anak di bawah umur pun tak lepas dari ancaman kejahatan ini.

Dengan demikian, ini memperlihatkan bahwa pemikiran atau pandangan yang menyalahkan korban merupakan kesalahan mendasar saat terjadi kasus pemerkosaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.