Mabuk-Mabukan Pakai Air Rebusan Pembalut, Apa Dampaknya Buat Tubuh?

Kompas.com - 09/11/2018, 08:26 WIB
Ilustrasi pembalutshutterstock Ilustrasi pembalut

KOMPAS.com — Sempat menggegerkan sosial media tahun 2016 lalu, ternyata “tren” minum air rebusan pembalut untuk mabuk-mabukan kini kembali merebak di kalangan anak remaja—khususnya di Jawa Tengah.

Mereka mengaku melakukannya untuk menyicip seperti apa rasanya pakai narkoba lewat cara yang lebih murah meriah.

Mayoritas anak yang “hobi” menenggak air rebusan pembalut adalah remaja usia tanggung, yaitu sekitar 13-16 tahun. Menurut mereka, efek mabuk setelah minum rebusan itu sama seperti efek teler dari sabu.

Sabu, juga dikenal sebagai methamphetamine atau crystal meth, adalah narkotika psikoaktif jenis amphetamine type stimulants (ATS) yang memberikan efek stimulan kuat di otak sehingga menciptakan sensasi euforik atau gembira berlebihan.

Belum jelas apa yang membuat air rebusan pembalut bisa memberikan efek mabuk mirip teler sabu. Pihak dinas kesehatan setempat menduga bahwa zat-zat kimia tertentu yang ada dalam pembalut mungkin bisa menyebabkannya.

Bahayanya minum air rebusan pembalut

Air rebusan pembalut berpotensi menimbulkan bahaya bagi tubuh. Pasalnya, pembalut terbuat dari bahan-bahan yang tidak layak untuk dikonsumsi, seperti pulp kertas, polimer (superabsorbent polymer/SAP), polyethylene, zat perekat (adhesive), dan klorin.

Klorin, misalnya, adalah senyawa kimia bersifat korosif yang dapat menyebabkan iritasi lewat paparan langsung dengan kulit. Apalagi, ketika dikonsumsi langsung atau terhirup uapnya.

Senyawa kimia ini dapat mengikis organ dan menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan dan pernapasan.

Selain itu, berbagai bahan lainnya yang terkandung dalam pembalut kemungkinan termasuk jenis karsinogen yang bisa memicu kanker apabila dibiarkan menumpuk dalam tubuh.

Senyawa kimia tertentu juga mungkin dapat bereaksi dengan suhu panas ketika direbus sehingga berpotensi membahayakan.

Baca juga: Kerap Dipakai Fly, Dinkes Cek Kandungan Air Rebusan Pembalut

Darah haid bukan untuk diminum

Page:


Sumber

Close Ads X