Kompas.com - 14/11/2018, 13:26 WIB
. THINKSTOCKPHOTOS.

Studi tersebut melibatkan 300.000 partisipan.

Hasilnya, mereka yang memperoleh nilai rendah dari indikator-indikator hubungan sosial tersebut memiliki risiko kematian yang sama dengan merokok 15 batang setiap hari.

Baca juga: Membaca Bisa Mengobati Rasa Kesepian

Sementara partisipan dengan hubungan sosial yang lebih kuat memiliki kemungkinan bertahan hidup 50 persen lebih lama.

Adapun studi lainnya melibatkan 3,4 juta partisipan, dan fokus pada kesepian subyektif dan isolasi sosial fisik.

Hold-Lunstad menemukan, kedua fakror bisa meningkatkan risiko kematian dini.

Menurut dia, risiko tersebut melebihi risiko obesitas, ketidaktifan fisik, dan polusi udara.

2. Depresi

Menurut Donovan, kesepian bisa menjadi faktor tumbuhnya depresi.

Salah satu buktinya adalah studi pada tahun 2006 lalu, yang melihat hasil dari dua studi berbasis populasi lainnya yang mempelajari orang-orang usia muda dan dewasa.

Kedua studi menemukan, kesepian tingkat tinggi berhubungan dengan gejala depresi dan keterkaitan ini cenderung bertahan stabil sepanjang usia seseorang.

3. Memicu peradangan

Steve Cole, profesor ilmu kedokteran, ,dan ilmu biobehavioral di UCLA melakukan studi pada 2017 yang mempelajari orang-orang yang merasa kesepian.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X