Kompas.com - 14/11/2018, 13:26 WIB
. THINKSTOCKPHOTOS.

Bahkan, ketika diekspos dengan faktor stres lain yang dialami orang-orang yang tidak kesepian kadarnya tetap lebih tinggi. Sekalipun ketika mereka sedang bersantai.

7. Mengacaukan pola makan

Sebuah studi di tahun 2012 yang fokus pada hubungan gangguan makan dan kesepian menemukan, banyak karakteristik kesepian yang terkait dengan gangguan makan.

Baca juga: Kedekatan Ayah Pengaruhi Kemampuan Anak Perempuan Atasi Kesepian

Sebut saja anoreksia, bulimia, dan binge-eating, ditemukan bisa terkait dengan kesepian.

Meski begitu, kesepian bisa menjadi faktor baik penurunan maupun kenaikan berat badan.

Menurut studi tersebut, mereka yang berat badannya naik seringkali karena menjadikan makanan sebagai pereda rasa kesepian.

8. Bisa menjadi pertanda Alzheimer

Sebuah studi yang dilakukan Donovan mempelajari 79 komunitas yang dijalankan orang-orang tua.

Dari studi tersebut ia menemukan, mereka yang memiliki level protein amyloid tinggi juga dilaporkan merasa kesepian, sama seperti perasaan terisolasi.

Banyak ilmuwan meyakini, akumulasi amyloid pada otak mendasari terjadinya alzheimer.

Teori ini memiliki hipotesa, komponen amyloid mengacaukan komunikasi antara sel otak dan bahkan merusak sel tersebut.

Amyloid juga menurunkan kognisi sebagaimana karakteristik penyakit alzheimer.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X