Kompas.com - 21/11/2018, 06:19 WIB
Peluncuran buku anak berjudul Little Chief Goes To The Barbershop karya presenter televisi Tascha Liudmila di Chief Barber, Coffee & Artspace Kemang, Jakarta Selatan, Senin (19/11/2018). KOMPAS.com/Nabilla TashandraPeluncuran buku anak berjudul Little Chief Goes To The Barbershop karya presenter televisi Tascha Liudmila di Chief Barber, Coffee & Artspace Kemang, Jakarta Selatan, Senin (19/11/2018).

Selain suara clipper, alasan takut gunting dan tidak betah duduk lama juga muncul. Meskipun angkanya tidak setinggi ketakutan terhadap suara clipper.

Agar anak mau potong rambut

Psikolog anak Elizabeth Santosa menganggap fenomena anak laki-laki yang takut dicukur rambutnya sebagai hal yang wajar.

Menurutnya, ketakutan anak untuk pergi ke barbershop dikarenakan si anak belum mengenal tempat tersebut.

Pergi memotong rambut ke barbershop bisa jadi dianggap sebagai sebuah hal baru yang tidak pernah disimulasikan sebelumnya.

Orangtua dalam hal ini bisa mengenalkannya secara dini, salah satunya melalui permainan peran (role play).

Psikolog yang akrab disapa Lizzie itu mencontohkan, anak bisa diberikan boneka dan orangtua mencontohkan cara memotong rambut pada boneka tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain pengenalan lewat mainan fisik, anak juga bisa diperkenalkan dengan alat-alat cukur melalui video.

"Setelah tahu, biasanya dia mulai nyaman," kata Lizzie.

Pemberian reward atau hadiah juga bis menjadi opsi untuk membujuk sang anak. Ringgo, misalnya, ia pernah mengiming-imingi Bjorka permen yang sangat besar dan belum pernah dilihatnya sebelumnya sebagai hadiah potong rambut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X