Mengapa Kita Gemas Ingin Memencet Jerawat

Kompas.com - 27/11/2018, 07:20 WIB
ilusrasi wanita berjerawat Tomwang112ilusrasi wanita berjerawat

KOMPAS.com - Kebiasaan menyentuh jerawat lalu tidak tahan untuk segera memencetnya memang sulit dihilangkan.

Peringatkan dari dokter kulit bahwa kebiasaan ini bisa menyebabkan jerawat makin meradang dan akhirnya menimbulkan bekas di wajah, tampaknya tidak mempan.

Bahkan di YouTube ada channel tentang tindakan mengekstraksi jerawat dan komedo, yang banyak ditonton orang. Video-video tersebut sudah ditonton 10 juta kali.

Para pakar menyebut, kebiasaan buruk memencet jerawat itu sangat terkait dengan refleks jijik manusia.

"Ada sebagian orang, saya juga termasuk, yang senang memetik dan menggores," kata profesor Val Curtis dari London School of Hygiene and Tropical Medicine.

Mereka adalah orang yang sensitif dan jijik terhadap parasit luar sehingga sulit menahan diri untuk tidak memencet, menggaruk atau merobek keropeng, atau pun permukaan yang kotor.

"Bahkan kami sering tidak tahan melihat komedo di kulit orang lain," katanya seperti dikutip dari Time.com.

Menurut Curtis, refleks tersebut merupakan mekanisme pertahanan diri yang diturunkan sejak zaman nenek moyang.

"Kebiasaan itu adalah adaptasi dari proses evolusi yang bisa menghindarkan kita dari makan atau menyentuh sesuatu yang bisa memicu penyakit," katanya.

Baca juga: Mengapa Jerawat Sering Tumbuh di Area yang Sama?

Manusia memang tertarik pada banyak pengalaman yang menyebabkan reaksi fisik atau emosi yang tidak nyaman.

"Lagu sedih, drama opera tragis, dan film horor, adalah contoh dari banyak hal yang disukai orang walau hal itu memicu perasaan 'permusuhan'," kata pakar filsafat Carolyn Korsmeyer.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Time
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X