Kompas.com - 10/12/2018, 12:00 WIB
Baru-baru ini, Brygan Foot Wear mengeluarkan sepatu untuk perempuan. KOMPAS.com/RENI SUSANTIBaru-baru ini, Brygan Foot Wear mengeluarkan sepatu untuk perempuan.

Akibatnya, dia diusir dari kelas oleh sang dosen, dan terancam tidak lulus mata kuliah tersebut. Sebab, saat itu dia sudah melewati batas akhir toleransi absen.

Namun teman-teman membela Hamzah. Sang dosen pun luluh setelah mendengar cerita tentang Hamzah.

Bahkan, belakangan dosen itu baru menyadari bahwa dia pernah membeli kaus dari Hamzah.

Dalam perjalanannya, dosen ini pula yang lalu membimbing Hamzah hingga bisa lulus tepat waktu.

Baca juga: Melirik Sepatu Vintage nan Kece Asal Bandung, Buruan Para Milenial

Selepas kuliah ia tidak berminat menjadi pekerja. Ia menganggur sebentar, dan kemudian iseng mengikuti pelatihan sepatu di sebuah lembaga pemerintahan.

“Saya tertarik ikut pelatihan karena ada bayarannya Rp 350.000,” tutur dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rupanya, Hamzah dinilai mumpuni, dan ia ditunjuk untuk mengajar pembuatan sepatu di lembaga tersebut.

Ia lalu mengerjakan berbagai merek selama empat tahun. Ia lalu berpikir, jika terus mengerjakan milik orang lain, keuntungan terbesar ada di orang lain.

“Capek juga dimarahin orang lain, saya buat Brygan tahun 2015, dan berkembang sampai sekarang,” kata dia.

Bikin brand sendiri

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.