Polusi Cahaya Jadi Penyebab Insomnia

Kompas.com - 13/12/2018, 10:12 WIB
Ilustrasi tidurRidofranz Ilustrasi tidur

KOMPAS.com - Meski suasana di kamar tidur nyaman, terkadang masih saja terasa sulit untuk memejamkan mata. Bisa jadi penyebab insomnia yang kita alami ada di luar jendela kamar tidur kita.

Riset terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine membuktikan, cahaya buatan bisa menjadi penyebab utama insomnia.

Cahaya buatan ini merupakan semua cahaya yang bukan berasal dari matahari. Misalnya lampu, sinar dari televisi atau pun gawai.

Menurut studi terbaru dari Korea Selatan dengan melibatkan 12.000 orang, paparan cahaya buatan pada malam hari dapat menginduksi gangguan ritme sirkadian.

Cahaya buatan akan mengganggu irama sirkadian atau jam internal tubuh kita yang berperan dalam memberi tahu otak dan tubuh kapan saatnya tidur dan bangun.

Masih diperlukan riset lebih lanjut agar bukti mengenai cahaya buatan sebagai penyebab insomnia ini semakin akurat.

Meski demikian, hasil riset ini bisa kita jadikan pegangan dalam mengatasi masalah insomnia.

Fakta sejarah menunjukkan, nenek moyang kita tinggal di luar rumah dan menyerap semua cahaya matahari.

Namun, saat hari mulai gelap, mereka mencari goa dan semacamnya sebagai tempat tidur.

Ahli kesehatan tidur Dr. Roy Raymann mengatakan, kita biasanya menghabiskan aktivitas di luar rumah saat siang hari dan di malam hari terpapar cahaya lampu untuk memperpanjang waktu bangun.

Baca juga: Depresi dan Insomnia? Cobalah Berendam dengan Air Hangat...

"Lampu di jalan, tempat parkir, pusat perbelanjaan biasanya dinyalakan ketika matahari terbenam. Itu juga mempengaruhi perilaku manusia," kata Raymann.

Menurutnya, paparan cahaya yang besar di malam hari mengakibatkan waktu tidur tertunda, waktu bangun lebih cepat, durasi tidur yang lebih pendek, peningkatan kantuk di siang hari.

Polusi cahaya nampaknya menjadi masalah yang sama besarnya dengan polusi udara.

Apalagi, area perkotaan sangan sulit menghindari paparan lampu yang menyala hampir 24 jam penuh.

Bila kita sering susah tidur, mulailah untuk mematikan lampu ketika tiba waktunya tidur atau memasang tirai gelap jika lingkungan sekitar rumah cukup terang. Jangan lupa mematikan laptop atau smartphone.

Sejak lama para ahli menyerukan bahaya dari cahaya biru dari perangkat elektronik. Walau radiasinya rendah tetapi bisa memengaruhi produksi melatonin yang membuat kita mengantuk. 




Close Ads X