Gerakan "Ibu Bangsa Membaca", Agar Anak Pun Gemar Membaca

Kompas.com - 14/12/2018, 11:57 WIB
Sejumlah tokoh perempuan Indonesia tampil dalam deklarasi gerakan Ibu Bangsa Membaca di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis (13/12/2018).Deklarasi Ibu Bangsa Membaca Sejumlah tokoh perempuan Indonesia tampil dalam deklarasi gerakan Ibu Bangsa Membaca di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis (13/12/2018).

KOMPAS.com - “Sabar dan lapangkanlah dadamu. Jangan selalu mau cepat marah."

"Ambillah bumi ini sebagai contoh. Dia kita injak, kita ludahi, kita belah, kita tusuk dan kita lukai dengan berbagai alat."

"Tetapi dia selalu sabar dan diam, selalu memberikan kita makanan lezat dan berguna.”

Itulah penggalan dari buku pertama seri cerita kenangan yang ditulis oleh Novelis NH Dini, berjudul "Sebuah Lorong di Kotaku" yang diterbitkan pertama kali tahun 1978.

Baca juga: Gunung Ungaran, Novel Terakhir Karya Sastrawan NH Dini

Penggalan isi buku cerita kenangan itu kembali dibacakan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani.

Puan membacakan itu dalam rangka perayaan Hari Ibu 2018, dan Gerakan Ibu Bangsa Membaca, Kamis (13/12/2018) kemarin.

Acara tersebut berlangsung di auditorium utama gedung Perpustakaan Nasional RI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Acara tak hanya diisi dengan pembacaan kutipan dari buku yang merupakan salah satu koleksi unggulan Perpustakaan Nasional.

Baca juga: Membaca Bisa Mengobati Rasa Kesepian

Puan bersama istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah juga mendeklarasikan Gerakan Ibu Bangsa Membaca.

Deklarasi ini pun dilakukan bersama istri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Erni, dan para penampil pergelaran literasi.

Dalam kesempatan ini, Puan mengimbau agar Perpustakaan Nasional mampu menjadi perpustakaan yang dapat menjangkau para pembaca hingga ke pelosok Tanah Air.

“Agar semua ibu Indonesia makin bertambah minat bacanya," demikian kata Puan seperti tertuang dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

"Dengan begitu, kebiasaan baik dengan membaca itu dapat ditularkan kepada anak-anak dan keluarganya yang lain,” sambung Puan.

Baca juga: Sudahkah Membaca Buku Hari Ini?

Pembacaan kutipan buku NH Dini oleh Puan dilakukan dalam sesi pergelaran literasi yang menampilkan para perempuan Indonesia dari berbagai latar belakang.

Mereka ada yang datang dengan latar belakang pejabat pemerintahan, seniman, pebisnis, filantropis, penulis, hingga atlet, dan pemerhati masalah sosial.

Acara turut terlihat pula dihadiri oleh sejumlah tokoh perempuan, seperti Martha Tilaar, Dewi Motik Pramono, dan Miranda S Goeltom.




Close Ads X