Kompas.com - 19/12/2018, 17:00 WIB
Ilustrasi pexels.comIlustrasi

Keberhasilan kendali diabetes, menurut Aris, 90 persennya ada di tangan pasien. Kondisi itu bisa terjadi jika pasien mendapatkan edukasi yang benar.

"Seharusnya pasien mendapat edukasi tentang penyakitnya dari dokter, perawat, ahli gizi, atau edukator diabetes," katanya.

Namun, pasien sering tidak bisa mendapat informasi yang benar karena keterbatasan waktu dokter. Di setiap rumah sakit pun belum tentu ada edukator diabetes.

Pasien biasanya akan mencari informasi sendiri di internet atau media sosial.

Salah satu aplikasi yang bisa menjadi rujukan untuk informasi seputar diabetes adalah Teman Diabetes. Sejak diluncurkan pada pertengahan 2018, saat ini apliaksi ini sudah digunakan oleh 25.000 orang.

"Aplikasi seperti ini bisa membantu memndapat informasi yang benar dan tidak simpang siur. Pasien juga bisa bebas berkonsultasi, apalagi orang terkadang menyembunyikan penyakitnya," ujarnya.

Beberapa fitur yang bisa dimanfaatkan antara lain merekam gula darah secara otomatis, membaca artikel seputar gaya hidup sehat, hingga bergabung dalam forum untuk mengirim pertanyaan yang akan dijawab oleh tenaga medis.

Baca juga: Gampang Haus Bisa Jadi Ciri Diabetes

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.