Kompas.com - 20/12/2018, 06:06 WIB
Ilustrasi makan setelah olahraga RidofranzIlustrasi makan setelah olahraga
|
Editor Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak sedikit orang yang memilih tidak makan setelah berolahraga. Apalagi jika sesi olahraga dilakukan di malam hari.

Salah satu alasan umumnya adalah karena tidak mau olahraganya sia-sia. Padahal, anggapan tersebut tidak tepat.

"Cara berpikir kebanyakan orang: saya olahraga untuk membakar kalori, dan lain-lain. Padahal, kalau setelah olahraga berat badan turun, itu bukan karena lemak berkurang tapi kita dehidrasi."

Hal itu diungkapkan oleh Sport Nutritionist sekaligus disease prevention Emilia Elfiranti Achmadi menjelaskan dalam sesi wawancara khusus bersama Bertolli di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Menurutnya, tidak ada hubungan penurunan berat badan dengan makan atau tidak makan setelah berolahraga. Faktor yang membuat berat badan turun adalah ketika seseorang melakukan olahraga secara konsisten dan mengatur pola makan.

Olahraga dianjurkan setidaknya dua hari sekali atau seminggu tiga kali. Makan setelah olahraga pun tidak bermasalah untuk mengganti energi kita yang hilang setelah digunakan untuk berolahraga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hanya saja, porsi dan jenis makanan setelah olahraga perlu diperhatikan agar tetap seimbang.

Baca juga: Tak Perlu Takut Makan Setelah Olahraga

Dalam jangka waktu 45 menit setelah latihan, seseorang dianjurkan untuk mengkonsumsi sesuatu yang kaya akan karbohidrat dan protein.

Sebab, dalam waktu tersebut tubuh kita sedang sangat siap untuk mengolah dan menyerap makanan. Sehingga ketika dikonsumsi setelah 45 menit, penyerapan makanan akan menjadi kurang maksimal.

"Paling tidak minum susu dulu jadi proteinnya masuk. Tapi itu tidak cukup, jadi dalam waktu dekat harus makan proper meal. Misalnya pasta bolognese, ada karbohidrat dan dagingnya," ucap dia.

Makanan yang mengandung anti-inflamasi atau anti-peradangan juga perlu dikonsumsi setelah berolahraga. Apalagi, tingkat peradangan seseorang yang berolahraga akan lebih tinggi daripada orang yang jarang berolahraga.

Lemak sehat dinilai efektif melawan peradangan. Beberapa makanan dengan lemak sehat antara lain kacang-kacangan, minyak zaitun, hingga alpukat.

"Tapi makan jenis lemaknya yang benar. Jangan dalam perjalanan pulang beli makanan cepat saji," kata perempuan yang sempat menangani nutrisi beberapa atlet Asian Games itu.

Baca juga: 3 Alasan Mengapa Anda Harus Makan Setelah Olahraga



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.