Pererat Hubungan Ibu dan Anak Lewat Dongeng

Kompas.com - 21/12/2018, 18:25 WIB
Sutradara Nivea #SentuhanIbu: Drama Musikal Dongeng Pohon Impian Nurul Susantono (paling kiri), Brand Manager Nivea Creme PT Beiersdorf Indonesia Arum Nurhandayani (paling kanan) bersama para pemeran drama musikal pada konferensi pers di Ciputra Artpreneur Theater, Kuningan, Jakarta, Jumat (21/12/2018). KOMPAS.com/Nabilla TashandraSutradara Nivea #SentuhanIbu: Drama Musikal Dongeng Pohon Impian Nurul Susantono (paling kiri), Brand Manager Nivea Creme PT Beiersdorf Indonesia Arum Nurhandayani (paling kanan) bersama para pemeran drama musikal pada konferensi pers di Ciputra Artpreneur Theater, Kuningan, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hubungan antara ibu dan anak yang kuat sangatlah penting. Sebab, keterikatan (bonding) ibu dan anak sangat menentukan perkembangan karakter anak secara luas.

Namun, saat ini sudah semakin banyak ibu muda yang memiliki kesibukan padat, sehingga tak punya banyak kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama anak.

Dengan kemajuan teknologi, seringkali anak justru diberikan gawai agar tidak bosan.

Tapi sayangnya, gawai hanya memberikan interaksi satu arah. Diskusi antara ibu dan anak pun tidak terbangun dengan baik.

Kondisi ini menggugah merek perawatan kulit Nivea mengangkat dongeng sebagai bagian dari kampanye #SentuhanIbu yang sudah memasuki tahun kelima di 2018 ini.

Baca juga: Koleksi Terbaru Sejauh Mata Memandang Terinspirasi Dongeng Timun Mas

Tahun ini, kampanye tersebut dibawakan lewat aktivitas Nivea #SentuhanIbu Drama Musikal Dongeng Pohon Impian.

Brand Manager Nivea Creme PT Beiersdorf Indonesia, Arum Nurhandayani menjelaskan, dongeng dinilai bisa menjadi media komunikasi dua arah yang baik antara ibu dan anak.

Dongeng pun mampu mengasah daya imajinasi anak menjadi lebih baik.

Sama seperti membacakan dongeng, drama musikal ini juga akan menciptakan komunikasi dua arah yang positif.

"Ibu dan anak akan memperkuat bonding mereka. Di sana anak menikmati pertunjukan tidak sendiri, tapi bersama ibu."

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X