6 Alasan Mengapa Berat Badan Tidak Turun walau Sering Jalan Kaki

Kompas.com - 03/01/2019, 06:06 WIB
Ilustrasi berjalan kaki mladenskyIlustrasi berjalan kaki
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Tak perlu diragukan lagi, berjalan kaki merupakan salah satu bentuk olahraga yang baik. Selain karena dapat dilakukan di mana saja, juga ramah pada persendian dan dapat dinikmati semua orang dengan tingkat kebugaran berbeda.

Kendati demikian, saat kamu berjalan dan menyadari tidak ada perubahan dengan berat badan, maka perlu beberapa penyesuaian yang dapat dilakukan untuk mengubahnya menjadi gerakan membakar lemak.

Dilansir dari Pop Sugar, menurut personal trainer Chris Kelly, berikut seluk-beluk mengapa aktivitas berjalan yang kamu lakukan saat ini belum dapat menurunkan berat badan.

1. Tidak berjalan cukup cepat

The American Heart Association (AHA) merekomendasikan minimal 30 menit aktivitas aerobik intensitas sedang selama minimum lima hari dalam sepekan.

"Agar olahraga dianggap intensitas sedang, pernapasan harus berat sampai kamu sedikit kesulitan bercakap-cakap saat melakukannya," jelas Kelly.

"Salah satu cara kamu dapat melacak intensitas adalah dengan Rate of Perceived Exertion (RPE)."

Pada skala 1 hingga 10, kamu harus merasa berada dalam kisaran 4 hingga 6.

Nah, saat berjalan pastikan untuk mengatur kecepatan di atas jalan biasa, sehingga dapat dikategorikan sebagai intensitas sedang.

Baca juga: Simak, 4 Alasan untuk Mulai Rutin Jalan Kaki

2. Tidak berjalan cukup jauh

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber POP SUGAR
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X