Kompas.com - 04/01/2019, 07:07 WIB
Ilustrasi gembira DragonImagesIlustrasi gembira
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Secara sadar maupun tidak, banyak dari kita yang sering mengeluh. Mulai dari hal terkecil seperti kemacetan, rekan-rekan kerja yang tidak maksimal dalam bekerja, kesalahan yang dilakukan anggota keluarga, dan lainnya.

Psikolog Susan Albers, PsyD mengatakan bahwa mengeluh sebetulnya seperti virus. Tidak ada yang senang berdekatan dengan orang yang gemar mengeluh.

"Penting untuk menjauhkan diri dari orang yang suka mengeluh," kata Dr. Albers seperti dilansir dari Cleveland Clinic.

Namun, menghentikan kebiasaan mengeluh tidaklah mudah. Banyak dari kita yang lahir dengan bias negatif.

"Banyak dari kita yang cenderung fokus pada hal-hal yang tidak benar dan negatif daripada memperhatikan hal-hal yang benar di sekitar kita," ujarnya.

Bagaimana denganmu, apakah mengeluh sudah menjadi kebiasaanmu? Nah, sda beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi kebiasaan mengeluh tersebut:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Cobalah lihat hal yang kamu keluhkan dengan perspektif luas. Apakah hal tersebut akan berpengaruh terhadap lima menit, lima bulan, atau lima tahun kehidupanmu? Cukuo besarkah hal itu untuk dikeluhkan?

2. Lihatlah lebih dalam. Apa masalah yang membuatmu mengeluh? Apakah hal itu tentang isu besar dalam hidupmu? Kamu bisa meluangkan waktu sekitar lima menit untuk mendalami keluhanmu. Nantinya kamu mungkin akan menyadari apa yang membuatmu kesal dan mengeluh itu sebenarnya tak seberapa.

3. Buatlah ini menjadi semacam permainan. Kamu bisa menggunakan benda seperti gelang karet. Setiap kali kamu menyadari dirimu mengeluh, pindahkan gelang tersebut ke sisi lain.

"Targetnya adalah 30 hari dengan gelang karet tersebut di tangan yang sama," kata Psikolog Scott Bea, PsyD.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.