5 Resolusi Sehat di Tahun 2019 yang Mudah Dicapai

Kompas.com - 04/01/2019, 08:08 WIB
Ilustrasi berjalan di tanggaspukkato Ilustrasi berjalan di tangga

Semakin cepat kamu merasa lapar, akan semakin rentan untuk mencari pelampiasan dengan camilan ringan yang tidak bergizi.

Selain itu, penelitian yang dilakukan Masaki Eto, MD, seorang profesor farmakologi dan kedokteran di Universitas Ohu Jepang, menemukan bahwa mengunyah makanan terlalu cepat ternyata membuat tubuh hanya sedikit melepaskan hormon glucagon-like peptide (GLP)-1 dan peptida YY (PYY).

Keduanya berperan penting dalam pengaturan gula darah yang berkaitan erat dengan resistensi insulin.

Baca juga: Mengapa Mengunyah Makanan Pelan Cegah Kegemukan?

3. Lebih banyak jalan kaki dan naik tangga

Rutin olahraga adalah salah satu resolusi tahun baru yang populer dicanangkan banyak orang, yang sayangnya sering berhenti di tengah jalan. Baiknya jangan muluk-muluk untuk memulai hidup aktif, apalagi jika kamu belum terbiasa sebelumnya.

Awali dengan membiasakan jalan kaki setidaknya 30 menit sehari — 10 menit sebelum bekerja (misalnya dari stasiun atau halte bus menuju kantor), 10 menit setelah makan siang, dan 10 menit setelah bekerja.

Selain itu, memilih menaiki tangga daripada lift atau eskalator juga bisa membantu membuat tubuh lebih bugar.

Perubahan kecil ini, menurut kardiolog John Hopkins, Chiadi E. Ndumele, M.D., M.H.S., dapat membuat tubuh tetap aktif meski kamu tidak suka berolahraga, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Jika sudah mulai terbiasa, barulah buat perencanaan olahraga yang lebih matang lagi.

Baca juga: Perubahan yang Dirasakan Jika Rutin Jalan Kaki 30 Menit Sehari

4. Tidur lebih teratur

ilustrasi tidur ilustrasi tidur
Memiliki pola tidur yang lebih teratur dapat meningkatkan produktivitas dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Pasalnya, kurang tidur berisiko memicu kegemukan, diabetes, hipertensi, menurunkan gairah seks, memicu depresi, hingga membuat lebih rentan terkena penyakit jantung (termasuk serangan jantung dan stroke).

Idealnya, orang dewasa pada umumnya butuh tidur 7-8 jam setiap malam. Maka dari itu, mulailah dengan memperbaiki pola tidur lewat prinsip yang disebut dengan sleep hygiene. Yang perlu kamu lakukan di antaranya adalah:

  • Kurangi mengonsumsi kafein di sore hari dan dekat waktu tidur.
  • Hindari merokok dekat waktu tidur
  • Hindari makan besar sebelum tidur. Makan makanan berat, makanan berlemak atau gorengan, hidangan pedas, buah sitrus, dan minuman berkarbonasi terlalu dekat dengan waktu tidur dapat memicu gangguan pencernaan yang bikin tidur tidak nyenyak.
  • Batasi waktu tidur siang. Sebaiknya tidur siang hanya 15-30 menit saja jika perlu, dan lakukan sebelum jam 3 sore.
  • Jauhkan diri dari apapun yang mengganggu. Cahaya lampu, ponsel, dan posisi bantal yang salah dapat menganggu tidur.
  • Buat kamar tidur menjadi tempat yang ideal untuk tidur. Pastikan kamar tidur adalah tempat yang gelap, sejuk, dan tenang. Suhu kamar ideal untuk tidur nyenyak adalah 20-23°C.
  • Luangkan waktu untuk persiapan tidur selama 90 menit sebelum waktu tidur. Misalnya, jika harusnya tidur pukul 11 malam, hentikan apapun aktivitas fisik yang memberatkan pada pukul 9.30, atau lebih cepat jika bisa.
  • Tidur dan bangun di jam yang sama, pasang alarm untuk membantu Anda terbiasa dengan hal ini.

Baca juga: Sama Berdampak Negatif, Ini Efek Kurang Tidur dan Tidur Berlebih

5. Mengurangi stres

Ilustrasi meditasiDragonImages Ilustrasi meditasi
Selain memerhatikan kesehatan tubuh, memelihara kesehatan mental juga sama pentingnya dijadikan salah satu resolusi tahun 2019.

Semua orang pasti pernah dan akan mengalami stres dalam hidupnya. Akan tetapi, jangan biarkan stres berlarut-larut menumpuk dalam pikiran.

Stres berat telah dikaitkan dengan banyak masalah serius, mulai dari rambut rontok, penyakit gusi dan gigi, kenaikan berat badan, hingga memicu perkembangan gangguan jiwa seperti depresi, gangguan kecemasan, hingga gangguan bipolar.

Ada berbagai cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengelola stres harian. Mulai dari meditasi, yoga, menulis jurnal, mendengarkan musik, membaca buku, hingga menonton komedi untuk membuat kita tertawa lepas.

Bersyukur dan mendekatkan diri dengan Tuhan juga bisa dijadikan cara untuk mengelola stres sehari-hari.

Baca juga: Mengapa Olahraga Adalah Cara Terbaik Menghilangkan Stres

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X