7 Alat Olahraga Wajib untuk Gym Sederhana di Rumah - Kompas.com

7 Alat Olahraga Wajib untuk Gym Sederhana di Rumah

Kompas.com - 07/01/2019, 05:05 WIB
Dalam olahraga Crossfit, salah satu gerakan dasar yang sering dilakukan adalah melakukan lompat tali (skipping). KOMPAS.com/ GLORI K WADRIANTO Dalam olahraga Crossfit, salah satu gerakan dasar yang sering dilakukan adalah melakukan lompat tali (skipping).

KOMPAS.com - Banyak orang beralasan tak memiliki waktu untuk berolahraga di pusat kebugaran atau terkendala harga keanggotaan yang mahal.

Padahal, kita sebetulnya juga bisa membangun gym sederhana di rumah, bahkan dengan ruangan yang tak perlu terlalu besar serta peralatan yang tak mahal.

Lewat laman SELF, Trainer Bianca Vesco menjelaskan bahwa dirinya banyak melatih klien di apartemennya menggunakan peralatan yang ada di sana, dan latihan itu cukup bagi para kliennya.

"Banyak dari klienku yang tidak punya akses ke gym sehingga memilih berlatih di apartemennya sendiri dan hal itu tak masalah," kata Vesco.

Para kliennya banyak melakukan bodyweight training serta latihan dengan alat-alat kecil. Vesco mengatakan dirinya juga memkliki apartemen kecil namun bisa menyulapnya menjadi tempat latihan sederhana.

Jika kamu juga hanya memiliki ruang kecil di rumah namun ingin membangun gym sederhanamu sendiri, berikut alat-alat yang "wajib" kamu miliki:

1. Resistance band kecil

Resistance band adalah alat olahraga yang terbuat dari karet dan menjadi salah satu alat olahraga serbaguna yang bisa kita beli.

Menurut Vesco, dengan resistance band kita bisa melatih seluruh bagian tubuh sama seperti saat melakukan olahraga kekuatan menggunakan mesin.

Kamu bisa membeli paket resistance band yang terdiri dari beberapa level ketahanan. Jadi, kamu bisa memilih yang paling ringan atau berat tergantung dengan olahraga yang kamu lakukan.

Vesco, misalnya, menggunakan resistance band ringan untuk melatih otot lengan dan resistance band menengah atau berat untuk melatih bagian bawah tubuh.

2. Tali skipping

Ilustrasi lompat talidolgachov Ilustrasi lompat tali
Lompat tali adalah salah satu jenis olahraga terbaik untuk melatih kardiovaskular. Lompat tali bisa meningkatkan detak jantung serta melatih lengan, bahu, kaki, dan otot inti.

Tali ini juga sangat kecil sehingga tidak memenuhi ruangan serta bisa dibawa-bawa.

Jika kamu tak punya ruangan dengan langit-langit yang cukup tinggi, kamu bisa melakukannya di luar atau di taman yang ada dekat rumah.

Baca juga: Skipping, Olahraga Sederhana yang Efektif Bakar Kalori

3. Foam roller kecil

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Keeping the thoracic spine, ribs, lats, serratus, intercostals, rhomboids, traps, teres major and minor mobile with the high density roller is not the most comfortable 5 minutes of my day. The compressive force on the cells definitely promotes circulation and allows for more effective heavy stretching and active mobility after. Deep breathing to pump the rib cage adds such a nice release especially in the lats and obliques with the side flexion. Despite working on mobility and gaining decent range of motion in my joints opening the shoulders overhead in overhead pressing handstands etc is still far from ideal in my body. I have really come to realise how much the breaks have been on when trying to get to 180 degrees of shoulder flexion. Because of my ability to extend the thoracic spine I have managed to maintain tight shoulders while getting a vertical arm even with a stable lower back. This particular relative imbalance is not common most people have much more stiffness in the thoracic spine and open in the shoulders relatively easier usually the lumbar spine extends to compensate. I have probable only seen 10 people with this type of shoulder spine relationship out of the 5000 people who have come through the studio it’s been labelled a layered syndrome but even within the label there are unlimited individualised variations. It’s amazing how much the process of trying to change your body teaches you. I have been focusing on improving this specific imbalance for the last month and it’s so cool to feel the relief it provides in basic movements but more importantly breathing and just standing. Forever a humble student of what life and the body has to teach. Love Sundays in the gym with my beautiful boy @marcellusmckenzie #movementculture #bodywork #selfmyofascialrelease #foamroller

A post shared by Aaron Mckenzie (@originofenergy) on Dec 15, 2018 at 10:29pm PST

 

Foam roller cocok untuk pemulihan dan bisa dibawa kemana saja. Meski ada berbagai ukuran, namun kita bisa membeli foam roller kecil untuk digunakan di rumah.


Vesco mengatakan dirinya juga menggunakan foam roller tersebut untuk berolahraga.

Menyeimbangkan diri dengan foam roller cukup menantang. Oleh karena itu, kita bisa menggunakannya seolah sedang menggunakan bosu ball atau bola penyeimbang.

Bosu ball sendiri seperti bola yoga namun setengah lingkaran dan digunakan untuk melatih otot perut.

Salah satu jenis olahraga yang bisa kamu lakukan adalah push up dengan meletakan dua telapak tangan di atasnya untuk menjaga keseimbangan

4. Kettlebell berat

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Kettlebell adalah perangkat latihan bebal yang berbentuk seperti bola dan memiliki pegangan di bagian atasnya.

Vesco menganggap kettlebell sebagai salah satu alat latihan paling wajib baginya. Untuk beberapa latihan yang melibatkan gerakan mengayun atau atau mendorong, ia memilih menggunakan satu beban yang lebih berat, seperti kettlebell.

Dengan kettlebell kita juga bisa melakukan squat, overhead presses dan deadlift.

5. Matras yoga

Ilustrasi yogaKarinaUvarova Ilustrasi yoga
Matras yoga menjadi barang penting lainnya untuk membangun gym sederhana di rumah, terutama jika lantai di rumahmu memiliki permukaan yang keras.

Matras yoga pada umumnya bisa digulung sehingga memudahkan penyimpanannya atau untuk digunakan kembali.

6. Sepasang dumbbell ringan

Ilustrasi latihan bebanShutterstock Ilustrasi latihan beban
Dalam beberapa olahraga, kita bisa menambahkan sedikit beban. Misalnya, beban 2kg atau 3kg.

Selain untuk melatih otot-otot tubuh tertentu, fokus membangun ketahanan otot juga perlu dilakukan menggunakan beban ringan dengan jumlah repetisi tingfi.

7. Sepasang dumbbell berat

Ilustrasi olahragashutterstock Ilustrasi olahraga
Meski bisa saja memiliki berat yang sama, namun dumbbell dan kettlebell bisa digunakan untuk jenis latihan beban berbeda.

Berlatih menggunakan beban berat akan membantu membangun otot tubuh serta melatih bagian bawah tubuh.

Jadi, akan lebih baik jika kamu memiliki sepasang beban berat dan ringan sebagai opsi.

Nah, tidak sulit, bukan? Kini kamu siap membangun gym sederhanamu sendiri.


Terkini Lainnya


Close Ads X