Menilik 6 Penyebab Rasa "Masih Lapar" Saat Jalani Diet Keto - Kompas.com

Menilik 6 Penyebab Rasa "Masih Lapar" Saat Jalani Diet Keto

Kompas.com - 08/01/2019, 18:00 WIB
Ilustrasi diet ketoThitareeSarmkasat Ilustrasi diet keto

KOMPAS.com - Diet keto menjadi salah satu jenis diet yang paling populer dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah selebritas juga menjalankan jenis diet ini. Sebutlah nama-nama seperti Halle Berry dan Kourtney Kardashian, akrab dengan gaya diet ini.

Keto diklaim bisa membantu menurunkan berat badan, membuat kulit berkilau, dan memberikan energi tambahan dalam beraktivitas.

Namun, diet keto bukan tanpa kekurangan. Banyak yang masih merasa kurang kenyang ketika menjalankan diet ini.

Baca juga: 6 Kesalahan dalam Diet Keto yang Bikin Berat Badan Tak Turun

Kondisi tersebut membuat sebagian orang sulit untuk menjalani diet ini secara konsisten.

Nah, apa alasan para pelaku keto masih sering merasa lapar?

Berikut sejumlah alasannya, seperti dilansir laman Insider.

1. Kurang serat

Serat akan membuat kita lebih mudah kenyang, sehingga makanan kaya serat penting untuk dikonsumsi jika kita ingin merasa kenyang.

Jika kamu masih merasa lapar ketika menjalani diet keto, mungkin penyebabnya karena kamu kurang mengonsumsi serat.

Jadi, cobalah untuk menambahkan makanan berserat agar kamu merasa lebih kenyang.

2. Kurang tidur

Ketika kita kurang tidur, tubuh kita tidak akan memproduksi hormon leptin dalam jumlah yang cukup.

Menurut Precision Nutrition, hal ini akan mengakibatkan peningkatan hormon ghlerin yang dapat memicu rasa lapar.

Jika hal ini yang kamu alami, cobalah untuk memperbaiki pola tidur dan tidur lebih banyak.

Jika kamu cukup tidur dan masih tetap merasa lapar, mungkin ada penyebab lain yang harus kamu cari.

Baca juga: Tips Tetap Bugar Bagi Ayah Baru yang Kurang Tidur

3. Mengonsumsi susu nabati

Dalam beberapa tahun terakhir, susu memang tergolong kontroversial dalam konteks penurunan berat badan.

Ahli gizi teregistrasi Abbey Sharp menjelaskan, kita membutuhkan susu tanpa lemak untuk mendapatkan nutrisi esensial yang memicu munculnya merasa kenyang.

Usahakan mengonsumsi susu dengan kadar lemak tidak lebih dari dua persen, susu almond, susu oat, atau jenis susu lainnya.

4. Tidak cukup minum

Dehidrasi bisa menyebaban rasa haus yang mirip seperti rasa lapar. Minumlah segelas air lalu lihatlah apakah rasa lapar itu masih ada atau tidak.

Efek tersebut biasanya datang setelah 15-20 menit kemudian. Cara ini bisa membantumu mengetahui kebutuhan tubuh yang sesungguhnya.

Baca juga: Lebih Sehat dengan Cukup Minum Air

5. Resistensi leptin

Leptin adalah hormon yang membantu meregulasi dan mengubah asupan makanan dalam jangka panjang dan pengembangan energi.

Tidak hanya untuk satu makanan, tapi juga untuk makanan berikutnya dan berdampak pada komposisi badan dan berat badan.

Resistensi leptin adalah disfungsi hormonal yang menyebabkan tubuh mulai memproduksi terlalu banyak leptin, toleransi terbangun, membuat resistensi sel terhadap leptin.

Akibatnya, tubuh merasa membutuhkan bahan bakar lebih dan tidak menerima sinyal rasa kenyang.

Mereka yang memiliki lemak tubuh lebih dan gemar mengonsumsi banyak gula cenderung memiliki level leptin yang tinggi dalam tubuh.

Baca juga: Mengenal Nama Samaran Gula di Label Kemasan Makanan

6. Kurang makan

Meskipun kamu tengah menjalankan diet, bukan berarti kamu harus membuat dirimu tersiksa.

Jika kamu merasa lapar, mungkin saja tubuhmu memang membutuhkan makan lebih banyak.


Terkini Lainnya


Close Ads X