SolarBoost, Lari dengan Sepatu Berteknologi Luar Angkasa

Kompas.com - 09/01/2019, 14:55 WIB
adidas SolarBoostadidas adidas SolarBoost

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada umumnya para pecinta lari mendambakan sepatu yang nyaman dipakai, sekaligus terlihat keren.

Soal nyaman dipakai ini ukurannya macam-macam, seperti memiliki sol yang empuk, bagian atas yang tidak menjepit kaki terlalu ketat namun juga tidak longgar, serta terasa pas di kaki.

Sedangkan soal tampilan, kini banyak pembuat sepatu lari yang menggunakan bahan knit atau rajutan untuk bagian atas sepatu.

Bahan rajutan memang nyaman di kaki saat berjalan, sekaligus cukup breathable. Ini membuat sepatu masih cukup luwes untuk dipakai berjalan-jalan di mal atau bahkan ke kantor.

Namun bagaimana bila digunakan untuk lari? Banyak pengguna mengeluhkan sepatunya membuat kaki bergeser ke kanan kiri saat berlari karena bahan knit terlalu fleksibel sehingga tidak cukup "mencengkeram" kaki. Apalagi bila ukuran sepatunya longgar.

Nah untuk mengatasi hal itu, para perancang dan teknisi adidas mencari cara membuat sepatu lari yang memenuhi kriteria di atas, yaitu nyaman, pas di kaki, memiliki bantalan yang mampu mengembalikan energi pijakan, sekaligus keren. Mereka kemudian hadir dengan seri SolarBoost.

Pembeda utama sepatu ini dibanding lainnya adalah penggunaan teknologi Tailored Fibre Placement (TFP) yang membuat sepatu terasa fit di kaki. Teknologi ini berupa rajutan yang terasa lebih tebal di sisi sepatu, tepat pada lambang tiga strip adidas.

Ini serupa dengan teknologi yang digunakan badan antariksa AS, NASA, untuk menghasilkan bahan rajutan yang ringan namun presisi.

Baca juga: SolarBoost, Teknologi Ruang Angkasa yang Bisa Kamu Pakai

adidas SolarBoostadidas adidas SolarBoost
Dengan teknologi TFP ini, sepatu terasa lebih mencengkeram kaki saat dipakai berlari, namun tidak sampai menyakiti seperti bila menggunakan bahan yang keras. Kaki pun bebas dari geser ke sisi lain.

Menariknya, bahan rajutan ini menggunakan material Parley yang merupakan bahan daur ulang dari limbah plastik yang diambil sebelum mengotori laut.

Sol yang memberi tolakan energi

Seperti keluarga Boost yang lain, seri ini dilengkapi dengan sol yang dibuat dari butiran-butiran foam yang dimampatkan, untuk memberi bantalan empuk sekaligus mampu mengembalikan energi langkah kaki.

Selain teknologi Boost, bagian bawah sepatu juga memiliki Torsion System dan Solar Propulsion Rails (bentuk serupa batang di bagian bawah sepatu).

Rupanya kelengkapan ini berfungsi memberikan support pada kaki saat berlari, namun tetap tidak menjadikannya kaku.

mencoba SolarBoostadidas mencoba SolarBoost
Menurut pengukuran, Solar Boost memiliki bantalan setinggi 28mm di bagian tumit dan 18mm di bagian kaki depan. Ketinggian ini membuat kaki menapak dengan nyaman --tidak kikuk karena terlalu tebal, sekaligus tidak terasa keras karena terlalu tipis.

Selain itu outsole Continental yang serupa jaring di bagaian terluar sol memberi cengkeraman untuk permukaan basah maupun kering.

Tampilan keren

Kenyataan bahwa makin banyak orang mengenakan sneakers dan sepatu olahraga untuk kegiatan lain rupanya membuat banyak sepatu keluaran baru menyesuaikan tren ini.

Hasilnya, muncul banyak sepatu performance yang nyaman, namun tetap enak dipandang bila dikenakan berjalan-jalan. Dan SolarBoost adalah salah satunya.

Ketika seri pertama muncul dalam warna hitam bergaris jingga untuk pria dan biru untuk wanita, banyak orang menyukainya. Kini SolarBoost terbaru keluar dalam warna biru marine bergaris kuning untuk pria dan abu-abu untuk wanita, paduan yang tak kalah menarik.

Baca juga: Solar Boost, Sepatu Lari yang Terinspirasi Teknologi NASA

adidas SolarBoostadidas adidas SolarBoost
Dengan berat 295 gram, SolarBoost memang tidak seringan sepatu adidas lain, Adizero. Namun saat dipakai berlari, tambahan beberapa gram itu tidak berarti.

Bila UltraBoost mengukuhkan kehadiran adidas di sepatu lifestyle, maka SolarBoost barangkali langkah yang tepat dari adidas untuk memperkuat lini sepatu larinya, sekaligus menghadirkan produk yang secara teknis terasa nyaman di kaki.

Fajar Arifan, penabuh drum grup band Alexa sekaligus penyuka lari mengatakan, sebelumnya ia memakai sepatu lari yang berbeda-beda untuk berbagai jenis style berlari. Saat berlari cepat, ia memakai sepatu tertentu, lari jarak jauh, sepatunya beda lagi, dan seterusnya.

"Kini dengan SolarBoost, saya bisa memakainya untuk semua jenis style berlari. Sepatu ini nyaman, terasa fit, sekaligus bisa meningkatkan performa berlari," ujarnya.

SolarBoost tersedia di toko-toko adidas serta secara online di shop.adidas.co.id dengan harga Rp 2.300.000



Close Ads X