Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pilihlah Metode Jangka Panjang untuk Lawan Kegemukan

Kompas.com - 10/01/2019, 17:00 WIB
Nabilla Tashandra,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

Namun, diet keto bukanlah solusi jangka panjang.

"Ketosis sulit dijaga jangka panjang karena penganut diet ini benar-benar membatasi kalori, serta mengeliminasi gula dan alkohol," kata Burguera.

Selain itu, tubuh akan mengkonversikan kalori ekstra, bahkan dari protein, menjadi glukosa. Hal ini membuat ketosis tidak efektif dan membuat kita semakin lapar.

Diet Tinggi Protein dan Diet Puasa

Diet tinggi protein yang dilakukan di bawah pengawasan dokter bisa memberi hasil penurunan berat badan yang cukup cepat.

Namun, penurunan berat badan tersebut tidak akan bertahan lama kecuali pelakunya meningkatkan aktivitas olahraga.

Beberapa studi juga menyarankan diet puasa untuk target penurunan berat badan.

"Orang-orang cenderung mengkonsumsi lebih sedikit kalori, hormon pertumbuhan yang lebih tinggi dan level insulin yang rendah bisa membantu menghancurkan lemak," ujarnya.

Baca juga: Diet Puasa Dianggap Kurang Efektif Jangka Panjang

Tingkat metabolisme basal (jumlah energi yang dibakar tubuh baik ketika bergerak maupun tidak) juga semakin meningkat. Jadi, akan semakin banyak kalori yang dibakar.

Pada intinya, diet puasa bisa mereduksi resistensi insulin pada penderita diabetes tipe 2. Namun, dibutuhkan bukti ilmiah yang lebih solid untuk mendapatkan manfaat jangka panjangnya.

Perencanaan jangka panjang yang efektif

Lalu, strategi apa yang ampuh untuk menurunkan berat badan?

Dr. Burguera menyarankan tahapan berikut:

- Lakukan diet keto selama dua atau tiga bulan, lalu ganti pola menjadi diet Mediterania.

- Makan perlahan dan minum banyak air.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com