Tak Mau Susahkan Anak Saat Tua, Ibnu Jamil Pilih Lari - Kompas.com

Tak Mau Susahkan Anak Saat Tua, Ibnu Jamil Pilih Lari

Kompas.com - 11/01/2019, 19:50 WIB
Aktor Ibnu JamilKOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA Aktor Ibnu Jamil

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama enam tahun terakhir, aktor Ibnu Jamil malang melintang di beberapa event  lari, baik nasional pun internasional.

Terakhir, aktor 36 tahun tersebut mengikuti salah satu Abbott World Marathon Majors (ABWMM), New York City Marathon pada November 2018.

Medali finisher di NYC Marathon tersebut melengkapi dua medali ABWMM lainnya yang dimiliki Ibnu, yakni Tokyo dan Berlin Marathon.

Nah, apa sih yang memotivasi Ibnu hingga kini boleh dibilang kecanduan olahraga lari?

Ditemui Kompas.com di acara peluncuran Run To Care 2019, di Jakarta, Jumat (11/1/2019), Ibnu mengaku pertemuan dengan olahraga lari tergolong tak disengaja.

Baca juga: Kopi Posong, Produk Lokal yang Meriahkan Borobudur Marathon

Kala itu, ia baru pulang dari menonton pertandingan sepakbola di luar negeri, dan melihat warga setempat tengah olahraga lari di pinggir jalan. 

Ibnu yang memang suka olahraga pun merasa tertarik dan tertantang untuk mencoba.

Berbagai perlengkapan pun dibeli, satu di antaranya adalah sepatu khusus lari.

Tempat pertama yang ia pilih adalah Senayan, karena dirasa aman dan memang tempat berolahraga.

Setelah itu, ia mulai mencuri-curi waktu setelah syuting demi mencari tempat nyaman untuk berlari.

Ibnu yang rutin olahraga lari mulai jatuh cinta karena dirasa mudah dan seru.

Ia pun turut serta mengikut sejumlah event lari. Tercatat Ibnu kini mengantong sembilan medali finisher full marathon dan tiga medali finisher AWMM.

Baca juga: Lari Cantik Jadi Jurus Taklukkan Borobudur Marathon

Kian sehat

Perlahan tapi pasti, Ibnu mulai merasa efek dari olahraga lari yang ia tekuni.

Menurut dia, tak sedikit orang yang bilang berat badannya terjaga dengan baik. Ibnu sendiri pun merasa perubahan, terutama soal kesehatan.

"Kalau kerja itu enggak gampang capek, jarang sakit," kata Ibnu.

Di balik itu, Ibnu punya alasan besar. Ia menekuni olahraga, terutama lari, karena tak ingin menyusahkan anak atau cucu ketika usia tak lagi muda.

"Gue enggak mau ngerepotin anak-anak. Ketika lebaran, misalnya, 'eh lu jagain nyokap dong, eh lu jagain bokap dong, jagain bokap dulu ya dititip'. Gue paling enggak mau."

"Nah, semua bisa dilakukan dari sekarang," ujar Ibnu.


Terkini Lainnya


Close Ads X