Kompas.com - 14/01/2019, 14:00 WIB
Penata rambut terkemuka Tanah Air, Rudy Hadisuwarno ketika ditemui di sela acara fashion show oleh Localstrunk di Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (11/1/2018). KOMPAS.com/Nabilla TashandraPenata rambut terkemuka Tanah Air, Rudy Hadisuwarno ketika ditemui di sela acara fashion show oleh Localstrunk di Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (11/1/2018).

KOMPAS.com - Tahun baru selalu diwarnai dengan kemunculan tren-tren baru. Tak terkecuali di bidang tata rambut.

Bagi kamu yang sangat memperhatikan penampilan rambut, berikut adalah tiga prediksi tren rambut di 2019 versi penata rambut terkemuka Tanah Air, Rudy Hadisuwarno.

1. Gaya klasik

Jika tatanan rambut "messy hair" sering kita lihat di tahun lalu, maka tahun ini tatanan rambut lebih mengarah kepada gaya klasik.

Menurut Rudy, rambut unfinished atau messy kini sudah mulai ditinggalkan, dan banyak orang sudah mulai senang dengan tatanan rambut rapi.

Salah satu tandanya adalah semakin banyak yang kembali menggemari finger wave, yaitu tata rambut yang menyerupai ombak, namun ditata dengan sangat rapi.

Biasanya dimulai dari rambut bagian atas.

Baca juga: Tren Warna Rambut 2019, Cokelat Kembali Jadi Favorit

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terinspirasi dari masa-masa klasik tahun 1920-1940 di mana tatanan rambut kelihatan lebih tertata, lebih rapi, dan wanita ditampilkan sangat feminin."

Begitu penjelasan Rudy saat ditemui beberapa waktu lalu di Plaza Senayan, Jakarta.

Finger wave juga bisa diaplikasikan pada rambut pendek maupun panjang, dan tren tersebut dimulai dari kaum muda.

"Itu jadi ciri khas yang kuat sekali untuk tahun ini," kata Rudy.

2. Cat rambut nuansa cokelat

Pewarnaan rambut dengan warna dasar cokelat diprediksi kembali digemari tahun ini, baik cokelat muda, medium, maupun gelap dengan highlight keemasan, platinum atau tembaga.

Tren tersebut juga dipengaruhi dengan terpilihnya Living Coral sebagai Pantone Color of The Year untuk 2019.

Sementara warna-warna terang, menurut Rudy, sudah mulai ditinggalkan karena perawatannya yang cenderung lebih sulit dan mudah luntur.

"Merah, pink, hijau, biru semakin dicuci semakin hilang. Tapi warna-warna tahun ini di mana banyak warna-warna coral, itu tidak hilang," tutur dia.

Baca juga: 5 Trik Tata Rambut Sederhana untuk Rambut Tipis

3. Pewarnaan rambut kering

Banyaknya perlakuan kimia yang dilakukan membuat masalah rambut kering dan rusak menjadi masalah umum bagi sebagian orang.

Itulah mengapa perawatan rambut yang akan banyak disasar adalah perawatan rambut untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.

Ketika memutuskan untuk melakukan pewarnaan rambut, misalnya, maka harus diimbangi pula dengan perawatan yang tekun, sehingga rambut tidak menjadi kering dan rusak.

Salah satu kandungan yang biasanya ada dalam produk perawatan rambut tersebut adalah keratin.

"Sekarang banyak pakai keratin untuk memasukkan kembali keratin (rambut) yang lepas ketika dilakukan pem-bleachingan atau pewarnaan," kata Rudy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.