Kompas.com - 14/01/2019, 17:00 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.

KOMPAS.com - Putus cinta memang menyakitkan. Saat berada dalam fase ini, banyak emosi yang terlibat, tanpa peduli bagaimana keadaannya.

Memang tidak mudah menghadapi masa-masa patah hati ini. Namun, bagaimana pun kita perlu move on untuk hidup yang lebih baik.

Lantas, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk move on?

Memang ada beberapa faktor bagi individu yang berdampak pada berapa lama waktu yang diperlukan untuk move on dari mantan kekasih.

Namun, para ahli sepakat ada batas waktu standar yang menentukan kapan seseorang siap untuk menjalin cinta yang baru.

Kat Haselkorn, pakar perjodohan, mengatakan beberapa orang biasanya butuh waktu setengah dari durasi saat dia menjalin hubungan untuk bangkit dari sakitnya putus cinta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagi sebagian orang, jumlah tersebut cukup memberikan waktu untuk melalui masa-masa stres karena putus cinta, dan memberi kejelasan hubungan.

"Tapi, banyak juga yang tak memiliki waktu pasti untuk menentukan kapan bisa bangkit dari hubungan yang lalu," ungkap dia.

Jika kita adalah pihak yang mengakhirinya, apakah akan menimbulkan perbedaan?

"Jika kita yang mengakhiri hubungan, kemungkinan kita tak perlu banyak waktu menyesuaikan diri pada kenyataan, jika kita tak lagi memiliki pasangan," ucap Heselkorn.

Baca juga: 4 Hal yang Biasa Berubah Saat Punya Pasangan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.