Bisakah Kebiasaan Jalan Kaki Bantu Luruhkan Lemak Perut?

Kompas.com - 15/01/2019, 12:01 WIB
Ilustrasi jalan kakiShutterstock Ilustrasi jalan kaki

KOMPAS.com - Lemak perut adalah lemak yang sangat bandel dan tidak bisa dihilangkan meski kita melakukan crunch atau plank cukup rajin.

Diperlukan strategi khusus untuk bisa mengurangi lemak pada area tersebut.

Ketika berat badan kita turun, tubuh akan memutuskan sendiri area mana yang akan mengecil. Artinya, kita harus menurunkan berat badan secara keseluruhan untuk mendapatkan hasil pada bagian perut.

Kamu bisa melakukannya dengan memberlakukan kalori defisit sehat, memilih makanan kaya nutrisi, dan membakar kalori (serta menguatkan otot) melalui olahraga.

Jalan kaki adalah olahraga yang sangat baik untuk menurunkan berat badan. Tapi, apakah jalan kaki bisa membantu mengurangi lemak perut?

"Jalan kaki sebagai olahraga bisa membantu menghilangkan lemak perut. Tetapi bagaimanapun, intensitas olahraga akan menjadi pembeda dalam usaha tersebut," kata Personal trainer tersertifikasi ACSM sekaligus pemikik Jim White Fitness and Nutrition Studios, Jim White, RDN.

Jadi, dalam kasus ini, olahraga lari akan memberikan efek yang lebih besar terhadap lemak perut ketimbang jalan kaki.

Baca juga: 6 Alasan Mengapa Berat Badan Tidak Turun walau Sering Jalan Kaki

Namun, kardio apapun sebetulnya merupakan olahraga yang baik untuk menurunkan berat badan. Kardio akan membantu membakar kalori tubuh dan menurunkan berat badan secara keseluruhan.

Jim merekomendasikan setidaknya kardio 300 menit per minggunya untuk bisa melihat hasil terhadap lemak perut.

Bagi orang-orang yang sudah aktif, Jim merekomendasikan lari atau naik tangga (atau menggunakan stairclimber) karena jalan kaki biasa mungkin belum bisa meningkatkan denyut jantung mereka.

Namun, bagi mereka yang tidak aktif atau baru memulai perjalanan penurunan badannya, jalan kaki bisa menjadi olahraga yang tepat.

Baca juga: Ingin Turun Berat Badan? Tak Cukup Hanya Jalan Kaki

Kesimpulannya, Jim mengatakan bahwa menghilangkan lemak perut dan menjaga berat badan ditentukan oleh kalori yang dikeluarkan dan kalori yang dikonsumsi.

Sayangnya, mengukur asupan kalori tidak semudah makan dengan ukuran kepalan tangan semata. Asupan kalori bergantung pada usia, berat badan, tinggi badan, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik.

Kamu bisa menggunakan aplikasi atau formula hitung untuk mendapatkan kisaran asupan kalori yang tepat.




Close Ads X