Kompas.com - 17/01/2019, 13:23 WIB

KOMPAS.com - Cerita ini terjadi sudah cukup lama. Pada hari Minggu, 11 November 2018 silam, Presiden Joko Widodo menghadiri acara deklarasi “Jabar Kondusif”.

Acara itu digagas oleh 165 komunitas di Jawa Barat. Kegiatan yang digelar di Jalan Braga, Kota Bandung ini diisi dengan berbagai atraksi, pertunjukan, hingga beragam gerai pameran.

Sebelum membuka acara deklarasi itu, Jokowi beserta Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Ketua Acara Budi Dalton, dan sejumlah ketua komunitas mengeliling lokasi acara.

Nah, ternyata masih ada kisah menarik yang "tersisa" dari acara itu, seperti dikisahkan Hikmat Hidayat, -pemilik merek Hidalgo, yang ambil bagian dalam hajatan itu.

Hikmat mengatakan, kala itu, salah satu gerai yang dikunjungi Presiden adalah stan Bandung Creative Club (BCC).

Baca juga: Hidalgo, Sepatu Bot Maskulin yang Pikat Hati Jokowi...

Stan itu menghadirkan produk-produk dari anggota komunitas BCC, salah satunya sepatu ya sepatu merek Hidalgo.

Ketika melihat-lihat dan berbincang dengan Ketua BCC, Tama Aditya, tangan Jokowi menunjuk sepasang sepatu bot, yang ternyata bermerek Hidalgo.

Pemilik sepatu Hidalgo, Hikmat Hidayat. Sepatu Hidalgo menonjolkan sisi maskulinitas sehingga yang mengenakannya terlihat lebih gagah. KOMPAS.com/RENI SUSANTI Pemilik sepatu Hidalgo, Hikmat Hidayat. Sepatu Hidalgo menonjolkan sisi maskulinitas sehingga yang mengenakannya terlihat lebih gagah.

“Harga sepatunya Rp 2,5 juta."

"Saat mendengar harganya, Pak Jokowi bilang, sepatu yang kamu buat terlalu murah,” begitu kutip Hikmat Hidayat saat bercerita kepada Kompas.com.

Hikmat menyebut, saat mendengar ucapan Jokowi, Tama hanya tersenyum.

Ia sendiri tidak berada di lokasi, karena berbarengan dengan keperluan lain.

“Rp 2,5 juta harga normalnya. Lebih mahal dari sepatu lain yang saya buat, karena material yang digunakan lebih banyak,” kata Hikmat.

“Untuk harga sekian, margin-nya lumayan. Cuma kalau lihat usaha dan material yang digunakan, memang harga sepatunya (jadi) murah."

"Tapi saya harus mempertimbangkan daya beli,” ungkap Hikmat.

Baca juga: Dengar Harga Sepatu Exodos57 Rp 2,9 Juta, Presiden Jokowi Protes

Hikmat lalu menceritakan, detail sepatu yang dibeli Jokowi itu. Dia menyebut, sepatu itu berjenis bot engineer tanpa tali.

Warnanya coklat merah dengan tinggi sepatu sembilan inci atau sekitar 20,5 cm. Karena sepatunya tergolong tinggi, maka materialnya pun lebih banyak.

Sepatu itu memadukan material kulit sapi dan domba. Pembuatannya pun menghabiskan waktu empat hari -tergolong lama untuk sepasang sepatu.

Sepatu tersebut, sambung Hikmat, cocok digunakan untuk bermotor. Sehingga, Jokowi dinilainya pas membeli bot tersebut, karena Kepala Negara gemar bermotor.

“Tapi sepatu itu sebenarnya tidak untuk dijual. Makanya disimpannya pun di ujung bagian atas stan,” ucap Hikmat.

Sepatu itu hanya dibuat satu untuk showing. Sebelumnya, Hikmat tidak pernah membuat sepatu dengan desain tersebut, sehingga sepatu yang dibeli Jokowi memang satu-satunya.

“Karena yang beli Presiden, saya lepas sepatunya,” kata dia sambil tersenyum.

Seusai dibeli Jokowi, permintaan bot engineer itu pun deras berdatangan. Namun Hikmat tidak bisa langsung memenuhinya, karena tidak menyediakan stok.

Baca juga: Uang Rp 6 Juta dari Ridwan Kamil untuk Sepasang Sepatu...

Ia memang seperti menerima berkah setelah Jokowi membeli sepatu itu. Selain nama Hidalgo dikenal orang, followers di Instagram juga bertambah dengan cepat.

Kondisi itu amat menguntungkan. Sebab selama ini, Hikmat memang hanya berjualan online tanpa melakukan promosi apa pun.

“Dalam sebulan, sepatu Hidalgo yang terjual sekitar 20-30 pasang ke seluruh Indonesia, dan luar negeri seperti Malaysia, Hong Kong, Taiwan, hingga Amerika,” ucap dia.

Demi meningkatkan jumlah penjualan, tahun ini Hikmat akan menggenjot promosi di media sosial. Ia pun memiliki keinginan untuk membuat toko sendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.