Apa Langkah Central Departemen Store Setelah Menutup Gerai?

Kompas.com - 18/01/2019, 09:30 WIB
Penutupan Central Department Store di Neo SohoAldo C.S. Penutupan Central Department Store di Neo Soho

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada 2016 lalu, Central Departemen Store cabang Neo Soho diresmikan. Namun sayang, belum genap tiga tahun, toko retail ini akan berhenti operasi pada 19 Februari mendatang.

Central Departemen Store Neo Soho mengadakan closing down sale pada 14 Januari sampai 17 Februari 2019. Mereka menawarkan diskon hingga 90% dan juga buy 1 get 1 pada produk-produk tertentu.

Setelah dua hari mengadakan closing down sale, terlihat cukup banyak etalase yang kosong. Tampaknya closing down sale yang ditawarkan Central Neo Soho berhasil menarik minat masyarakat.

Penutupan Central Department Store di Neo SohoAldo C.S. Penutupan Central Department Store di Neo Soho
Walaupun stok barang sudah tidak terlalu banyak, beberapa orang tetap datang untuk mencari barang dengan potongan harga yang menggiurkan.

“Barang yang diskonnya 90% antara lain ladies apparels, hand bags, dan shoes” kata Dimas Wisnu Wardana, Public Relations Departemen Manager Central Retail Indonesia.

Sedangkan untuk buy 1 get 1 berlaku untuk parfum tertentu.

Penutupan Central Department Store di Neo SohoAldo C.S. Penutupan Central Department Store di Neo Soho
Tidak hanya itu, Central Neo Soho tetap melalukan restock barang setiap minggunya, sampai semua habis.

Menurut Dimas, penutupan gerai Central ini disebabkan oleh trend belanja masyarakat yang sudah mulai berubah secara general ke arah digital.

Penutupan Central Department Store di Neo SohoAldo C.S. Penutupan Central Department Store di Neo Soho
Saat ini, Central Departemen Store akan fokus pada gerainya di Grand Indonesia yang menjadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Mereka juga akan mengembangkan penjualan melalui jalur digital.

“Omni channel ini fungsinya sebagai penunjang offline store kita yang ada di Grand Indonesia,” tambahnya.

Meski menutup toko, perusahaan ritel asal Thailand ini tidak tidak akan melakukan PHK. Menurut Dimas, karyawan yang direkrut langsung oleh Central Retail Indonesia akan dipindahkan ke Central Grand Indonesia. (Aldo Christian Sitanggang)




Close Ads X