Ganti Waktu Duduk dengan Aktivitas Fisik Agar Hidup Lebih Lama

Kompas.com - 22/01/2019, 11:31 WIB
Ilustrasi bekerja DragonImagesIlustrasi bekerja
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sudah menjadi rahasia umum jika duduk terlalu lama memiliki berisiko buruk bagi kesehatan. Sebaliknya, bergerak lebih banyak dapat membantu seseorang hidup lebih lama.

Dilansir dari Runner's World, penelitian menunjukkan, jika kamu dapat mengganti waktu 30 menit yang biasanya dipakai untuk duduk, menjadi aktivitas fisik, maka hal itu dapat mengurangi risiko kematian dini.

Studi yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology ini melibatkan hampir 8.000 orang dewasa berusia 45 tahun dan lebih tua untuk menjadi responden, sebagai bagian penyelidikan kesehatan nasional yang mencakup pemantauan kegiatan mulai dari 2009 dan 2013.

Para peneliti menelisik tingkat kematian kelompok hingga 2017, dan kemudian mengumpulkan data untuk memperkirakan bagaimana mengganti waktu yang dihabiskan dengan duduk secara fisik akan memengaruhi risiko kematian dini.

Baca juga: Jangan Remehkan Bahaya Kebanyakan Duduk

Mereka menemukan, mengganti waktu duduk di kursi dengan aktivitas mudah, sebut saja seperti berjalan kaki, dapat mengurangi risiko kematian dini sebesar 17 persen.

Ilustrasi olahraga di kantorshutterstock Ilustrasi olahraga di kantor
Jika ingin medapat manfaat lebih, menukar waktu duduk selama 30 menit dengan aktivitas sedang hingga berat dapat mengurangi risiko kematian dini hingga 35 persen.

"Temuan kami menggarisbawahi pesan kesehatan masyarakat yang penting, di mana aktivitas fisik intensitas apa pun memberikan manfaat bagi kesehatan," kata Keith Diaz, asisten profesor kedokteran perilaku di Fakultas Kedokteran Universitas Columbia Vagelos dalam siaran pers melalui Newswise.

Penelitian sebelumnya oleh tim Diaz menemukan, duduk dalam jangka waktu lama sangatlah bermasalah.

Orang-orang yang secara rutin duduk selama satu jam atau lebih tanpa bangun, berisiko lebih tinggi meninggal lebih awal daripada mereka yang duduk dengan jumlah total waktu yang sama, namun bangun dan bergerak lebih sering di siang hari.

Baca juga: Lelaki Duduk Terlalu Lama? Ini Risiko Berat yang Mengintai...

Studi itu juga menyimpulkan, orang yang duduk kurang dari 30 menit memiliki risiko kematian dini lebih rendah. Artinya, kamu perlu lebih sering untuk bangun saat sedang duduk.

Itu semua masuk akal. Setiap orang memiliki lebih dari 600 otot yang membentuk tubuh manusia, yang berarti membuat kita perlu terus bergerak.

Ketika otot-otot itu diam dalam jangka waktu lama, maka metabolisme dan risiko kamu mengalami penyakit metabolisme seperti diabetes, obesitas, dan penyakit jantung meningkat.

Studi ini menambah banyak bukti, jika kamu menggerakkan otot-otot itu sedikit lebih banyak setiap hari, mereka akan memberikan harapan hidup lebih lama dan tubuh lebih sehat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X