Bali Masih Jadi Destinasi Bulan Madu Terfavorit

Kompas.com - 25/01/2019, 18:50 WIB
IlustrasiPexels.com Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com – Selain pesta pernikahan, memilih tempat tujuan bulan madu menjadi hal yang tak luput dari persiapan calon pengantin.

Bulan madu menjadi momentum kebersamaan pasangan pengantin baru untuk menikmati “me time” mereka dengan status baru.

Untuk pasangan pengantin di Indonesia, Bali rupanya masih menjadi destinasi bulan madu terfavorit.

“Memang Bali masih menguasai, bahkan market dari luar Indonesia masih banyak yang pilih Bali,” kata Chief Operating Officer Weddingku, Reza Paramita di sela penyelenggaraan Indonesia Dream Wedding Festival di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Jumat (25/1/2019).

Menurutnya, Bali masih dianggap sebagai “paket lengkap” untuk tujuan bulan madu berbagai kalangan.

Di Bali, pasangan dengan budget minim maupun budget besar bisa menikmati hiburan dan pemandangan yang sama. Pulau ini juga dianggap sebagai daerah yang memiliki fasilitas lengkap.

“Boleh dibandingkan tempat mana yang seperti Bali, dalam satu kota kadang bersebelahan hotel dengan tarif 10 dollar sampai ribuan dollar. Branded hotel sampai losmen. Kalau pun ada (tempat seperti Bali) pasti ada aspek yang tidak ketemu,” tuturnya.

Akses menuju Bali juga terbilang terjangkau bagi turis asing serta bisa dicapai dengan transportasi darat, laut maupun udara.

Baca juga: Menunda Bulan Madu, Apa Menariknya?

Adapun tujuan bulan madu lainnya yang kini juga banyak diminati adalah Thailand. Namun, lanjut Reza, berbeda dengan Bali, pengunjung tidak hanya bisa fokus pada satu kota atau daerah saja.

“Kan tidak bisa fokus di satu kota. Thailand itu kan seperti Bali terhadap satu negaranya,  ada beberapa titik. Kalau Bali, dia sendiri sudah seperti 'senjata pamungkas',” kata Reza.

Namun, secara umum Reza berharap masyarakat bisa membedakan antara bulan madu dan perjalanan lainnya.

Bulan madu, menurutnya, adalah sebuah perjalanan yang sudah terjadwal dengan baik. Mulai dari penginapan, tujuan kunjungan, akomodasi, hotel, hingga makan malam romantis.

“Namanya honeymoon tidak mungkin pergi ke suatu tempat tidak tahu kemana. Kadang orang agak saru, bilangnya honeymoon padahal another vacation,” ucap dia.



Terkini Lainnya


Close Ads X