Kompas.com - 28/01/2019, 16:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Tidak mudah mengenali jenis pertemanan yang tidak sehat. Apalagi bagi remaja yang sedang butuh pengakuan dari teman sekelompoknya dan takut tidak punya teman.

Teman yang sering berbohong, egois, dan juga membuat kita merasa buruk atau minder, merupakan sedikit dari ciri seorang "toxic friend".

"Secara umum pertemanan yang beracun akan melukai kita secara emosional dibanding membantu kita. Ia akan menyebabkan stres, kesedihan, atau kecemasan," kata psikolog klinik Andrea Bonior.

Belum ada kata terlambat untuk menjauhi seseorang yang cuma menjadi racun bagi lingkungan sosialnya. Kenali ciri-cirinya.

1. Hanya menerima, tak mau membalas
Bila sahabat kamu tampaknya hanya mau menerima bantuanmu tapi tak pernah membalasnya, mungkin mereka adalah "toxic friend".

Sikap tidak mau membalas itu juga bukan cuma dalam hal tindakan, tapi kebiasaan memonopoli pembicaraan.

"Penting diingat bahwa pertemanan itu fleksibel, tetapi jika polanya jelas dan kamu selalu merasa memberi, memberi, dan memberi, tapi tidak ada balasan, mungkin hubungan persahabatan ini rapuh," kata Bonior.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Tidak bisa percaya
Persahabatan dibangun atas dasar kepercayaan. Namun, jika kamu tidak percaya padanya, maka itu adalah tanda ada sesuatu yang salah.

"Terkadang orang ingkar janji, tapi untuk alasan yang jelas. Sebaliknya, jika temanmu selalu mengecewakan, maka pertemanan ini tidak sehat," katanya.

Baca juga: Punya Sahabat Sangat Penting Bagi Kesehatan Mental

3. Bikin tak percaya diri
Seorang teman yang beracun akan menyebarkan racunnya pada lingkungan sekitarnya. Misalnya ia membuat kita melakukan hal-hal buruk, seperti minum terlalu banyak, bergosip, atau berkomentar buruk tentang diri kita.

4. Selalu merasa bersaing
Tidak ada yang salah dengan persaingan yang sehat. Ini bisa saja terjadi jika kamu dan sahabat berada dalam bidang yang sama atau kebetulan punya anak yang sepantar.

Persaingan sehat itu akan membuat kita tetap merasa nyaman dan pada akhirnya ingin yang terbaik untuk sahabat.

Sebaliknya, waspadai jika kamu lelah karena selalu merasa iri dan seolah harus terus berkompetisi dengannya, sudah waktunya menjaga jarak dengannya.

5. Tidak bisa dimintai pendapat
Hidup memang bisa membingungkan, sehingga kita butuh teman untuk meminta pendapat. Namun, teman yang beracun biasanya tidak mau dimintai saran atau justru bersikap tidak empati dan memberi saran yang hanya membuatnya terlihat lebih kompeten dan lebih sukses dari kita.

Alih-alih membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik, seorang toxic friend akan membuat kita merasa dimanfaatkan dan sering merasa cemas dan stres setelah bertemu dengannya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.