Kompas.com - 29/01/2019, 09:22 WIB

Sebuah ulasan tentang sejumlah studi menemukan, aktivitas fisik, khususnya latihan ketahanan seperti angkat beban, bisa mengurangi gejala depresi.

Bagi sejumlah orang, mungkin sama efektifnya dengan perawatan konvensional seperti terapi perilaku kognitif, dan obat-obatan.

Studi-studi lainnya menemukan, tipe olahraga lain juga punya efek serupa, misalnya kardio atau yoga.

Meskipun masih tidak jelas bagaimana mendapatkan efeknya, namun para peneliti mengungkap sejumlah teori.

Baca juga: Memelihara Hewan Ampuh Kurangi Gejala Depresi

Olahraga keras, seperti angkat beban dan lari, bisa meningkatkan aliran darah ke otak, memiliki kecenderungan berubah struktur, dan memperbaiki sel.

Olahraga juga bisa memicu pelepasan endorfin atau hormon bahagia.

Nah, tipe yoga yang menekankan kerja pernafasan dan pikiran juga punya efek serupa.

2. Tak perlu olahraga "brutal" untuk melihat perubahan

Riset menemukan, olahraga ringan pun mempunyai dampak terhadap kesehatan fisik dan mental.

Stoller, penulis studi JAMA terbaru mencontohkan, misalnya memilih lari 15 menit ketimbang hanya duduk santai.

Atau, memilih jalan cepat selama satu jam ketimbang duduk santai selama satu jam.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber time.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.