Mengenal 3 Gerakan Dasar "Core Motion" untuk Kecilkan Perut - Kompas.com

Mengenal 3 Gerakan Dasar "Core Motion" untuk Kecilkan Perut

Kompas.com - 06/02/2019, 21:00 WIB
Core motion merupakan penggabungan 50 persen gerakan dancing dan 50 persen core exercise. Untuk latihan 1 jam, kalori yang terbakar lebih dari 300 kalori. KOMPAS.com/RENI SUSANTI Core motion merupakan penggabungan 50 persen gerakan dancing dan 50 persen core exercise. Untuk latihan 1 jam, kalori yang terbakar lebih dari 300 kalori.

KOMPAS.com – Selama ini sit up kerap menjadi andalan ketika seseorang bermasalah dengan perut yang gemuk, buncit, dan bergelambir.

"Selain sit-up masih banyak yang bisa dilakukan. Termasuk core motion,” ujar Core Motion Program Leader di pusat kebugaran Celebrity Fitness Aji Mukti Wibowo kepada Kompas.com.

Core motion di Celebrity Fitness, merupakan penggabungan 50 persen gerakan dancing, dan 50 persen core exercise.

Aji menyebut, dalam latihan satu jam, kalori yang terbakar lebih dari 300 kalori.

“Di dunia medis, core itu semacam korset yang melingkari perut hingga punggung."

"Core ini membantu kita berdiri, bergerak. Kalau core tidak aktif, tubuh cepat capek,” ungkap dia.

Baca juga: Apakah Plank dan Sit-Up Benar-benar Bisa Basmi Lemak Perut?

Aji mengatakan, ada tiga gerakan dasar dalam core motion. Ketiga gerakan tersebut yakni:

1. Crunch

Gerakan crunch fokus pada perut bagian depan. Hampir mirip dengan sit-up, namun rentang gerakannya lebih sempit. Ada berbagai variasi dalam gerakan crunch.

2. Hips

Gerakan hips fokus pada otot-otot panggul. Seperti gerakan kaki dengan tenaga yang powerful. Dalam beberapa gerakan, bokong harus diperas agar gerakan lebih optimal.

3. Twist

Gerakan twist fokus pada otot oblig atau perut bagian samping.

Ada berbagai variasi dalam gerakan ini mulai dari gerakan ke kiri dan kanan yang menekan perut bagian samping.

“Yang terpenting dalam gerakan, perut dikunci, luruskan punggung, dan bokong diperas,” ungkap Aji.

Dalam core motion, tiga gerakan tersebut divariasikan dengan gerakan dance diiring lagu kekinian.

Hal ini, kata Aji, untuk menghindari rasa bosan, apalagi waktu latihan menghabiskan 50-60 menit.

Baca juga: Mengapa Sit-Up Tak Efektif Bikin Perut Rata

Ada empat sesi yang dilakukan dalam core motion, yakni:

1. Pemanasan

Untuk menjaga keamanan, pemanasan dilakukan 12 menit dengan tiga trek.

Trek pertama, fokus pada gerakan crunch. Trek kedua fokus pada gerakan hips, dan pemanasan ketiga fokus pada gerakan twist.

“Di sini kita naikin heart rate dengan loncat-loncat atau bergerak cepat,” imbuhnya.

2. Latihan inti

Latihan inti terbagi menjadi tiga trek yang dinamakan combination of movement atau gabungan gerakan.

Namun yang boleh digabungkan hanya gerakan basic core dengan basic dance style.

“Contoh di trek IV, crunch sama hips. Di trek V, gabungkan hips dan twist. Trek VI twist dan crunch. Ini dilakukan agar member merasakan fungsi dari dua kombinasi berbeda,” ucap Aji.

Baca juga: Benci Gym, Pria Ini Turun 91 Kg berkat Latihan Jiu-Jitsu

3. Have fun games

Di sini, peserta core motion akan lebih akrab dengan peserta lainnya. Gerakannya pun lebih menyenangkan. Ada tiga trek yakni Bollywood, K-Pop, dan latin.

“Di sini 70 persen dancing movement. Sisanya tiga  gerakan dasar tadi."

"Feel-nya lebih ke dance banget. Have fun games ini juga untuk mengumpulkan tenaga dan persiapan di section IV,” tutur dia.

4. Party atau clubing

Sesi ini hanya diisi dua trek yang mengombinasikan tiga gerakan dasar dengan urutan crunch, hips, twist.

“Gerakannya banyak meloncat didukung musik yang ajep-ajep. Itu dah naik banget. Setelah itu baru pendinginan,” kata Aji.



Close Ads X