Memahami 6 Efek Diet Mediterania bagi Pencernaan

Kompas.com - 09/02/2019, 19:17 WIB
Sayuran segar, zaitun, dan ikan adalah bagian dari diet Mediterania yang dapat membantu orang tetap kuat sampai tua. Sayuran segar, zaitun, dan ikan adalah bagian dari diet Mediterania yang dapat membantu orang tetap kuat sampai tua.

"Asupan sayur dalam jumlah banyak akan meningkatkan sistem pencernaan."

"Karena merupakan sumber serat yang baik, makanan pada diet mediterania bisa membantu memenuhi kebutuhan serat harian yang akan berdampak pada pencernaam dan konstipasi.

Untuk memulai makan serat, cobalah memenuhi mangkuk makanmu dengan sereal, dan beberapa potong apel, serta buah-buahan beku.

Baca juga: Diet Mediterania Diprediksi Jadi Diet Terbaik 2019, Apa Alasannya?

3. Menurunkan peradangan usus

Asupan minyak nabati seperti minyak zaitun baik bagi saluran pencernaan yang mengalami iritasi.

"Lemak sehat terbukti mampu melindungi saluran pencernaan dan menurunkan peradangan internal yang terkait dengan sindrom iritasi usus dan asam lambung," kata Merhbi.

Untuk merasakan manfaat kesehatan dari lemak sehat, Merhbi merekomendasikan konsumsi minyak zaitun dan menghindari minyak nabati olahan.

Jadikan minyak zaitun sebagai salad dressing jika ingin mengonsumsinya secara praktis.

4. Makan bersama orang lain mampu meningkatkan pencernaan

Pola makan mediterania tidak hanya bicara soal makanan di piringmu, tapi tentang budaya yang menyertainya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X