Etika yang Harus Diperhatikan Ketika Melayat

Kompas.com - 10/02/2019, 11:50 WIB
IlustrasiShutterstock Ilustrasi

KOMPAS.com - Mendapat kabar duka meninggal dari seseorang adalah hal yang sangat menyentuh. Tak banyak yang bisa dilakukan, selain mengucapkan belasungkawa, melayat, mendoakan, dan menguatkan siapa pun yang merasa ditinggalkan. 

Pakar etiket Mien R. Uno, dalam bukunya Etiket: Sukses Membawa Diri di Segala Kesempatan, menulis, saat mendapat kabar seseorang yang dikenal meninggal, hal yang pasti muncul adalah keinginan untuk belasungkawa.

Dikutip dari Mien Uno dan laman Mental Floss, berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat mengucapkan belasungkawa dan melayat.

Ucapkan belasungkawa

Menurut Mien Uno, jika kita berada di lokasi yang jauh dengan lokasi, seperti di luar kota, tak ada salahnya mengucapkan belasungkawa lewat pesan singkat, hingga mengirimkan karangan bunga. 

Sementara itu, jika tinggal satu kota, maka sempatkan lah diri untuk melayat, dan ucapkan langsung rasa duka ke keluarga yang ditinggalkan. Pastikan kedatangan kita tidak mengganggu dan memberatkan keluarga tersebut.

Busana yang sesuai

Gunakanlah busana sederhana. Sebab, kedatangan untuk melayat untuk mendengarkan dan belajar, bukan merebut pusat perhatian. Pilihlah pakaian yang sopan dan tertutup.

Singkatnya, hindari busana dan aksesori yang mencolok atau mengganggu. Busana yang umum dipakai adalah hitam, namun ada juga yang mengenakan serba putih.

Menurut Mien Uno, jika memang tidak memungkinkan atau sempat, apa pun pakaian yang menempel di badan bukan masalah besar. Jika saat itu memakai aksesoris mencolok, simpan dulu, dan tampilkan dirimu secara sederhana.

Bertingkah normal

Saat melayat, terkadang kita bingung mengucapkan belasungkawa untuk orang yang ditinggalkan. Tak apa, karena memang tak ada kalimat ajaib yang akan membuat semuanya lebih baik, atau meringkas betapa kita sedih karena kehilangan. 

Daripada salah berbicara, cobalah untuk, bertingkah normal, peluk atau genggam erat tangan orang yang berduka, jangan katakan apa pun.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X