Kompas.com - 11/02/2019, 07:37 WIB

"Ketika kita promosikan produk komunitas, di kota itu tantangannya orang masih lihat harga, awareness-nya terbatas," ucap Rina.

Sejak November 2018 lalu, mereka pun memutuskan untuk membentuk sebuah komunitas untuk "ngumpul" bareng dan pada tahun ini mulai mengadakan workshop untuk umum.

Kelas yang diadakan beragam dan tidak menyasar usia atau gender secara khusus, meskipun kebanyakan peserta hingga saat ini adalah ibu muda.

Baca juga: Yuk, Lestarikan Lingkungan Mulai dari Rumah dan Diri Sendiri

Beberapa workshop yang diadakan sangat erat hubungannya dengan kehidupan sehari-hari dan atau lingkungan. Seperti kelas membuat sabun dan lipbalm rumahan, membuat pembersih alami, membuaf sabun minyak jelantah, membuat sosis jerman rumahan, serta yang akan datang adalah kelas kopi hingga kelas mengenal diri dan pasangan.

"Jadi, kami cuma menyambungkan. Kawan main ini memang kawan bermain aja dengan cara fun tapi ada sisi edukasi," kata Rina.

Kini, peserta workshop yang datang bahkan tidak hanya berasal dari Jakarta dan sekitarnya, melainkan juga dari daerah lain seperti Yogyakarta dan Makassar.

Informasi jadwal workshop paling banyak dibagikan lewat media sosial, misalnya akun Instagram @kawanmaindotco.

Lebih jauh, komunitas ini punya mimpi yang cukup besar, yaitu agar konsumen dan produsen sama-sama cerdas, tidak terlibas industrialisasi dan konsumerisme.

Baca juga: Tenun Ikat Sikka, Tenun Pertama yang Dilindungi Kekayaan Intelektualnya

Menurut Rina, saat ini banyak konsumen yang tidak memikirkan tujuan memiliki suatu barang.

"Kalau dari sisi konsumen, pokoknya harga murah," kata Rina.

Misalnya, kata dia, ketika masyarakat mengkonsumsi makanan tertentu, pikirkan lah segala aspek manfaat yang melekat.

Begitu pula dengan produsen. Produsen diharapkan tak sekadar menjual produk dan mendapatkan keuntungan, namun juga menguatkan identitas masing-masing.

"Jadi kami memang enggak mendukung yang masal-masal. Karena apapun yang masal pasti ada yang dikorbankan. Baik lingkungan maupun manusia, buruh contohnya," kata Rina.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.