Memilih Berlian, Apa yang Harus Diperhatikan?

Kompas.com - 11/02/2019, 11:11 WIB
Ilustrasi berlianThinkstockphotos Ilustrasi berlian

JAKARTA, KOMPAS.com - Berlian itu abadi. Maka memilih berlian sebaiknya juga tidak asal-asalan. Pasalnya selain dipakai sebagai perhiasan, berlian bisa juga diwariskan, bahkan untuk investasi.

Lalu bagaimana memilih berlian? Apa saja yang harus diperhatikan?

Deputy Head of Institute Gemology Paramita, Leticia Paramita, dalam acara peluncuran koleksi terbaru perhiasan Lino & Sons di Gandaria City, Jakarta, mengatakan ada empat kriteria utama yang harus diperhatikan, ditambah dua kriteria yang tak kalah penting.

Ke enamnya dikenal sebagai 6C, yakni:

1. Colour

Colour atau warna berlian akan menentukan harga dan keindahannya. Oleh sebab itu, warna berlian adalah faktor utama yang harus kita perhatikan saat memilihnya.

Berlian berasal dari karbon yang mengalami proses pemampatan sehingga mengeras. Hasil proses itu memunculkan batu super keras berwarna bening.

Namun seringkali ada zat-zat lain yang ikut dalam proses sehingga memunculkan warna, seperti nitrogen yang menyebabkan warna kekuningan, atau kristal lain yang membuatnya kecoklatan.

Alhasil berlian jernih tanpa jejak warna lain digolongkan sebagai berlian yang langka, dan harganya pun menjadi mahal.

Gemological Institute of America (GIA) membagi skala warna berlian itu dari D hingga Z. Tingkat warna berlian tertinggi dengan jejak warna paling sedikit digolongkan dalam skala D, sedangkan tingkat warna berlian terendah dengan jejak warna yang banyak alias adalah Z.

"Skala D adalah yang paling putih. Walau begitu, sampai dengan skala G pun, kita dengan mata telanjang masih melihatnya berwarna putih," ujar Leticia, Kamis (7/2/2019).

Untuk mengetahui seberapa banyak jejak warnanya, kita harus melihatnya menggunakan alat khusus seperti teropong berlian yang bisa memperbesar ukurannya, dibandingkan dengan warna standar.

Halaman:


Terkini Lainnya


Close Ads X