Kompas.com - 14/02/2019, 13:29 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

KOMPAS.com - Hari Valentine identik dengan pemberian hadiah dari seseorang kepada kekasih dan orang tersayang. Ada bermacam hadiah yang diberikan, mulai dari permen, boneka, kartu ucapan, hingga yang paling sering diberikan adalah cokelat.

Ketika Valentine tiba, toko-toko menyediakan beraneka macam cokelat, dari ukuran hingga rasa yang berbeda.

Lantas, kenapa Valentine identik dengan cokelat ?

Selama ini, hari kasih sayang memang terkait kisah Santo Valentine. Saat itu, Santo Valentine membantu pasangan untuk menikah, saat pernikahan dilarang oleh Kerajaan Romawi.

Dilansir dari History.com, pada abad pertengahan, muncul tradisi romantis. Para kesatria akan memberikan mawar kepada kekasih mereka, dan menyanyikan lagu romantis. Selain itu, banyak juga surat cinta yang dibuat dengan bahasa puitis.

Ketika itu, gula menjadi komoditas yang bernilai tinggi di Eropa. Jadi tak banyak yang memberikan permen atau cokelat sebagai hadiah.

Pada 1840-an, gagasan Hari Valentine sebagai hari libur menyebar ke berbagai negara. Tentunya Inggris terkena dampak ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak Kerajaan Inggris juga memiliki tradisi memberikan hadiah. Hadiah itu beragam, baik makanan maupun kado tertentu.

Baca juga: Selain Valentine, Ini Peringatan Hari Kasih Sayang di Berbagai Negara

Ilustrasi cokelatDianaDuda Ilustrasi cokelat
Kondisi ini dimanfaatkan oleh Richard Cadbury, dari keluarga keturunan pembuat cokelat asal Inggris. Dialah yang dikenal sebagai sosok yang melariskan tradisi pemberian cokelat pada saat Valentine.

Sebelumnya, cokelat memang mahal dan hanya mampu dibeli oleh kalangan elite. Sebaliknya, perusahaan Cadbury menghadirkan cokelat dengan harga murah.

Halaman:
Baca tentang


Sumber History
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.