Menangkap Keindahan Cahaya Matahari Sore dalam Sebotol Parfum

Kompas.com - 15/02/2019, 06:06 WIB
terre de lumiereloccitane terre de lumiere

KOMPAS.com - Saat hari beranjak petang, langit akan dipenuhi cahaya Matahari yang hendak tenggelam, menyelimutinya dengan warna-warna keemasan. Keindahannya seolah menghentikan waktu, mengajak kita sekejap menikmati surga.

Itulah gambaran Golden Hour yang bisa dirasakan di Provence, sebuah wilayah di Prancis.

Konon di saat seperti itu langit akan dipenuhi cahaya emas dan ungu. Lalu udara pun dihiasi aroma wangi dari wilayah yang banyak menghasilkan lavender dan bunga beraneka macam tersebut.

Terinspirasi dari momen istimewa itu, L'Occitane, produsen perawatan tubuh asal Provence, berusaha menangkap aroma Golden Hour dalam parfum Terre de Lumiere.

Terre de Lumiere atau "tanah cahaya" ini memadukan kesegaran aromatik dan kehangatan lembut pada aroma awalnya. Kemudian samar-samar akan tercium wangi lavender dan wangi madu serta almond.

Di bagian akhir atau base notes-nya, kita akan mencium keharuman rempah, tonka bean, dan musk yang sensual. Walau begitu, perpaduan bahan-bahan itu sangat lembut sehingga menghasilkan aroma yang sulit ditebak.

Aroma-aroma ini cocok bagi mereka yang menyukai wewangian yang mewah, manis, dan hangat. Mengingatkan kita pada hamparan cahaya matahari sore di Provence.

Karena berupa Eau de Parfum yang memiliki kadar wewangian tinggi, wangi parfum ini tergolong tahan lama saat dipakai.

Botol Terre de Lumiere sendiri memiliki warna keemasan seakan menyerap cahaya-cahaya matahari, dengan tutup yang memantulkan semburat emas bila disinari.

Bersama parfum ini, L'Occitane juga menyertakan body lotion, sabun, dan balm yang memiliki aroma serupa.

Menurut L'Occitane, Terre de Lumiere adalah sesuatu yang berbeda dari sebelumnya. Ia tidak sekedar wangi, namun aromanya menyentuh rasa dan emosi, memberi kelembutan dan kehangatan, seperti cahaya matahari sore di Provence.



Close Ads X