Cerita Maudy Ayunda, Tertarik Isu Pendidikan dan Sosial Sejak Kecil

Kompas.com - 20/02/2019, 16:24 WIB
Aktris dan penyanyi Maudy Ayunda ketika menghadiri peluncuran kampanye Ubah dengan Suara oleh Listerine di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019). KOMPAS.com/Nabilla TashandraAktris dan penyanyi Maudy Ayunda ketika menghadiri peluncuran kampanye Ubah dengan Suara oleh Listerine di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).
|
Editor Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain dikenal sebagai aktris dan penyanyi, Maudy Ayunda juga dikenal aktif menyuarakan isu-isu pendidikan dan sosial.

Kepedulian Maudy ternyata sudah terbentuk sejak kecil. Karakter Maudy saat ini tak terlepas dari pola asuh orangtua ketika dirinya masih kecil.

Pemeran film Perahu Kertas itu mengenang, orangtuanya hampir selalu melibatkan dirinya dalam pengambilan keputusan, bahkan hingga hal terkecil.

Apalagi, kemajuan teknologi saat itu tidak seperti sekarang. Sehingga orangtua dan anak lebih banyak mengisi waktu dengan ngobrol.

"Misal mau acara keluarga, kira-kira pesan makannya apa. Apapun dikomunikasikan, walaupun itu hal yang mungkin sederhana tapi bisa 30 menit kami analisa itu."

"Untuk intuisi aku sepertinya karena itu," kata Maudy ketika menghadiri peluncuran kampanye "Ubah dengan Suara" oleh Listerine di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

Maudy juga memiliki pengalaman sosial lainnya dari kegiatan syuting film. Saat itu, dirinya berperan sebagai pemeran utama film Untuk Rena ketika masih berusia 9 tahun.

Berperan sebagai anak yatim piatu, Maudy banyak bermain dengan anak-anak sekitar selama dua bulan proses syuting. Pengalaman itulah yang semakin mengasah kepekaannya terhadap isu sosial.

"Pengalaman syuting pertama itu sangat impactful. Pertama kali aku sadar, di luar sana banyak yang kurang beruntung dan membutuhkan. Jadi sekarang aku berusaha membawa hal-hal yang bisa membawa perubahan," tutur lulusan Universitas Oxford itu.

Keputusan melanjutkan pendidikan ke luar negeri juga dilakukan Maudy untuk mendapatkan wawasan yang semakin luas. Meskipun, Maudy kini tetap ingin berkarir di dunia kreatif.

"Aku ingin membuka wawasan, menjadi lebih kritis dan semua hal-hal yang di luar formal pendidikan. Ilmu bukan berarti hanya materi di kelas tapi pelajaran lain saat menempuh pendidikan tersebut," ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X