Cara Hilangkan Bau Mulut Setelah Makan Pete dan Jengkol

Kompas.com - 20/02/2019, 20:12 WIB
ilustrasi bau mulutshutterstock ilustrasi bau mulut

KOMPAS.com - Meski menimbulkan bau tak sedap, jengkol dan petai termasuk menu lalapan favorit yang banyak digemari. Namun makanan ini akan memunculkan bau khas setelahnya, baik di mulut maupun urine kita.

Tak usah pusing, kamu tetap bisa makan petai dan jengkol tanpa harus khawatir mulut menjadi bau setelahnya. Berikut berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menetralisir bau petai dan jengkol.

1. Menyikat gigi

Sikatlah gigi setelah makan petai dan jengkol. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluor karena bisa membantu mengurangi bau mulut.

Jangan asal sikat, bersihkan gigi hingga ke bagian terdalamnya agar tak ada lagi sisa jengkol dan petai yang tersangkut di dalam mulut.

2. Menyikat lidah

Selain gigi, kamu juga perlu membersihkan lidah. Pasalnya, tak jarang sari-sari makanan masih menempel di lidah dan akan terjebak jika tak dibersihkan.

Oleh karena itu, bersihkan lidah dengan pembersih khusus atau sikat gigi dengan pembersih lidah setelah makan petai dan jengkol.

3. Melakukan flossing

Meski kelihatannya merepotkan, flossing bisa membantu menyempurnakan kebersihan gigi dan mulut. Flossing membantu menghilangkan plak dan sisa makanan yang menempel pada gigi.

Dengan flossing, dapat dipastikan tidak ada sisa jengkol dan petai yang tersangkut di sela gigi.

4. Berkumur dengan obat kumur

Untuk membantu membunuh bakteri dan membilas mulut, berkumurlah dengan obat kumur khusus. Biasanya, selain membantu menghilangkan bakteri penyebab bau mulut, obat kumur juga mengandung bahan yang membuat napas lebih segar.

5. Minum air putih

Terakhir, setelah rangkaian tersebut kamu lakukan, minumlah air putih. Air putih bisa membantu melarutkan zat yang menyebabkan bau. Selain itu, air juga membantu membersihkan partikel makanan yang masih tersangkut.

Makanan dan minuman yang bisa bantu hilangkan bau mulut

ilustrasi petaishutterstock ilustrasi petai
Makanan seperti petai dan jengkol memang membuat mulut menjadi berbau. Namun, menurut Gerald P. Curatola, profesor rekanan klinis di New York University College of Dentistry, ada beberapa makanan dan minuman yang bisa membantu menutupi bau mulut untuk sementara waktu.

Ketika kamua tak bisa langsung membersihkan gigi, coba konsumsi makanan dan minuman berikut:

Yoghurt

Dr. Curatola menyatakan bahwa yoghurt tak hanya mengandung bakteri baik untuk usus. Namun, makanan yang satu ini juga memiliki kultur aktif yang bisa membantu mengurangi bau mulut. Setelah makan petai atau jengkol, cobalah konsumsi yoghurt agar baunya tersamarkan.

Apel dan pir

Apel dan pir termasuk buah-buahan yang kaya akan air. Buah ini membantu menambah produksi air liur yang bisa membantu menyeimbangkan kembali kondisi alami mulut. Hal ini termasuk menutupi bau mulut yang mengganggu akibat petai dan jengkol.

Seledri, wortel, dan mentimun

Ketiga makanan ini mendorong produksi air liur untuk membantu membilas bakteri penyebab bau mulut. Oleh karena itu, setelah makan petai dan jengkol, kamu bisa menambahkan mentimun sebagai lalapan penutup untuk menetralisir bau mulut.

Teh hijau

Teh hijau kaya akan antioksidan kuat yang bisa melawan bakteri, termasuk bakteri bau mulut. Untuk itu, tak ada salahnya untuk minum teh hijau hangat agar bau jengkol dan petai tak terlalu kuat dan menyengat. Setelah itu, barulah membersihkan gigi dengan menyikatnya.

Kacang

Sama seperti sayur dan buah, kacang-kacangan seperti almond mengandung serat. Menurut Dr. Curatola, serat ternyata bisa berperan sebagai sikat gigi alami. Oleh karena itu, serat telah terbukti mampu hilangkan bau mulut untuk sementara waktu.

Permen karet

Mengunyah permen karet tanpa gula bisa membantu hilangkan bau mulut. Pasalnya, permen karet bisa meningkatkan produksi air liur untuk membilas partikel makanan yang masih tersangkut. Jadi, tak ada salahnya mencoba untuk makan permen karet setelah makan jengkol dan petai.


Sumber


Close Ads X