Kompas.com - 21/02/2019, 07:43 WIB

Kekurangan zat-zat gizi penting itu, lanjut Rita, dalam jangka panjang akan menyebabkan perubahan organ. Misalnya saja massa otot berkurang, imunitas rendah, atau pada anak tulang tidak bisa berkembang.

Proses mengunyah makanan juga diperlukan karena berkaitan dengan keterampilan motorik kasar di mulut dan merangsang hormon tertentu yang menurunkan nafsu makan.

"Kita juga bisa mendapatkan rasa kenyang lebih lama," kata ahli gizi yang sudah menulis puluhan buku diet ini.

Serat pangan

Salah satu indikator sarapan sehat adalah mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan tubuh, termasuk serat.

Sayangnya, kebanyakan menu sarapan orang Indonesia hanya terdiri dari karbohidrat dan lemak saja karena prinsipnya membuat kenyang.

Rita mengatakan, porsi ideal sarapan adalah memenuhi 20-35 persen kebutuhan kalori harian.

Untuk memberi rasa kenyang lebih lama, sarapan sebaiknya mengandung karbohidrat kompleks seperti serelia (grain) yang juga tinggi kandungan seratnya.

Nestle Indonesia memperkenalkan Nestum, bubur sereal sarapan dengan kombinasi grain yang praktis dan bernutrisi.

"Nestum mengandung Grainsmatra, yaitu kombinasi unik multigrain yang terdiri dari gandum utuh, beras, jagung, serat pangan, vitamin, dan mineral," kata Business Executive Officer Dairy Nestle Indonesia, Windy Cahyaning Wulan, dalam acara yang sama.

Nestum bubur sereal bisa dikonsumsi dengan cara ditambahkan susu dan potongan buah untuk menambah rasa, atau pun diolah menjadi berbagai menu sarapan lezat. Misalnya saja membuatnya menjadi bubur ayam, nasi uduk, panekuk, hingga puding buah.

Ditambahkan oleh Corporate Nutrisionist Nestle Indonesia, Eka Hardiana, gizi yang terkandung dalam satu mangkuk Nestle Nestum setara dengan protein segelas yogurt, kalsium segelas susu, serat makanan dari selembar roti gandum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.